Musnahkan Amunisi Tak Layak di Garut Cara Diledakan, 11 Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Ledakan saat pemusnahan amunisi tak layak di Garut. (Istockphoto/ RamonCast)

Ilustrasi. Ledakan saat pemusnahan amunisi tak layak di Garut. (Istockphoto/ RamonCast)

Jakarta, inBrita.com – Meninggal dunia 11 orang dilaporkan, terjadi  saat  pemusnahan amunisi tidak layak atau kedaluwarsa, yang digelar oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5).

Dilansir dari CNN Indonesia, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membenarkan peristiwa itu.

Bagaimana kronologi dan korban secara rinci Maruli belum bisa menjelaskan, peristiwa itu sedang diinvestigasi.

“Benar terjadi kejadian tersebut. Kejadiannya sedang diinvestigasi,” kata Maruli kepada di kutip dari CNNIndonesia.com.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan juga membenarkan kejadian ini.

“Benar kejadian tersebut dan jumlah korban yg disampaikan oleh Pasi Intel. Keterangan masih dari pasi intel Kodim Garut dan saat ini Kares (Kapolres) Garut menuju lokasi,” kata Hendra Rochmawan,Senin (12/5).di kutip CNN Indonesia

Berdasarkan laporan korban meninggal diantaranya terdapat dua anggota TNI dan 9 warga sipil.

Saat ini para korban sedang dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.

Belum diketahui bagaimana kronologis kejadian tersebut, hingga menyebabkan 11 orang meninggal dunia.(*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak
Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh
Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.
Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Berita Terbaru

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB

Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar melepas kafilah MTQ ke-55 di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Kota Sungai Penuh

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:00 WIB

IDX Commodity 20 menjadi indeks acuan baru bagi investor saham komoditas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:00 WIB

 Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB