DeepSeek Guncang Industri AI Global
Jakarta, iNBrita.com — DeepSeek, startup AI asal China, langsung mencuri perhatian dunia teknologi. Perusahaan ini menghadirkan model AI dengan biaya jauh lebih murah dibandingkan produk dari Barat. Keunggulan ini membuat banyak investor melirik dan mendorong valuasinya melonjak cepat.
Target Valuasi Fantastis Jelang IPO
DeepSeek kini menyiapkan putaran pendanaan baru. Mereka menargetkan valuasi hingga 500 miliar yuan atau sekitar Rp1.323 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menuju penawaran saham perdana (IPO) di China.
Sebelumnya, DeepSeek sudah mengumpulkan dana sekitar USD 7,4 miliar pada Juni lalu. Saat itu, valuasinya mencapai 450 miliar yuan. Bahkan, dokumen investor sempat menunjukkan angka 350,88 miliar yuan. Lonjakan ini menunjukkan minat investor yang sangat tinggi.
Butuh Dana Besar untuk Bersaing
DeepSeek menargetkan tambahan dana hingga 50 miliar yuan dalam putaran terbaru. Perusahaan juga mempertimbangkan IPO di pasar STAR, Shanghai. Mereka ingin menyelesaikan proses tersebut tahun ini.
Kebutuhan dana besar ini bukan tanpa alasan. Industri AI terus berkembang dan menuntut investasi tinggi, terutama untuk infrastruktur dan riset.
Ekspansi dan Inovasi Teknologi
DeepSeek terus memperluas operasinya. Setelah pendanaan terakhir, perusahaan langsung merencanakan penambahan karyawan secara besar-besaran. Mereka fokus pada pusat data dan pengembangan agen AI.
Selain itu, DeepSeek mulai mengembangkan chip inferensi AI sendiri. Mereka juga aktif merekrut engineer untuk mempercepat proyek ini. Langkah ini menunjukkan ambisi kuat dalam membangun teknologi mandiri.
Awalnya, pendiri Liang Wenfeng membiayai DeepSeek melalui hedge fund miliknya, High-Flyer. Namun, biaya yang terus meningkat memaksa perusahaan membuka pendanaan eksternal.
Persaingan Ketat di Dalam Negeri
DeepSeek tidak berjalan tanpa tantangan. Mereka harus menghadapi raksasa teknologi seperti ByteDance dan Alibaba. Selain itu, beberapa startup baru seperti Z.ai, Moonshot, dan Minimax juga ikut bersaing.
Meski persaingan semakin ketat, DeepSeek tetap agresif. Perusahaan terus berinovasi dan memperkuat posisinya. Dengan strategi ini, DeepSeek berpeluang menjadi pemain utama di industri AI global.
(VVR*)









