Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah membawa kabar baik bagi guru yang saat ini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan pemerintah menargetkan perubahan status guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu pada 2027.
Pemerintah Mulai Mendata Guru PPPK
Kini mendata seluruh guru yang berstatus PPPK paruh waktu. Pemerintah menggunakan data tersebut sebagai dasar untuk menyiapkan pengangkatan pada 2027.
Abdul Mu’ti menyampaikan rencana itu saat memberikan keterangan di Jakarta Pusat, Jumat (11/9) malam.
Menurut Mu’ti, pemerintah akan menjalankan proses pengangkatan secara bertahap. Pemerintah juga akan mencocokkan data guru dengan kebutuhan tenaga pendidik di setiap daerah.
“Tahun ini kami sedang mendata untuk tahun 2027 nanti guru-guru PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” kata Mu’ti.
Pemerintah ingin memastikan proses pengangkatan berjalan sesuai dengan kebutuhan. Langkah tersebut juga dapat membantu pemerintah menata distribusi guru di berbagai wilayah.
Pemerintah Siapkan Anggaran Guru
Pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk mendukung perubahan status PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Mu’ti mengatakan anggaran tersebut sudah tersedia. Pemerintah menyiapkan anggaran itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru.
“Sudah kami terima informasinya, sudah ada anggarannya,” ujar Mu’ti.
Perubahan status tersebut dapat memberikan kepastian yang lebih baik kepada guru dalam menjalankan tugas. Pemerintah juga terus mencari langkah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Guru Berpeluang Diangkat Menjadi CPNS
Pemerintah tidak hanya menyiapkan pengangkatan PPPK penuh waktu. juga membuka peluang bagi guru untuk mengikuti pengangkatan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Pemerintah akan memprioritaskan pengangkatan CPNS guru untuk daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik.
Kebijakan tersebut dapat membantu sekolah yang belum memiliki jumlah guru sesuai kebutuhan. Pemerintah berharap tambahan guru mampu memperkuat layanan pendidikan di daerah yang masih kekurangan tenaga pengajar.
“Nanti juga akan ada pengangkatan guru-guru CPNS untuk daerah-daerah yang kekurangan,” tutur Mu’ti.
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru
Mu’ti mengatakan sejumlah daerah masih menghadapi masalah kekurangan guru. Beberapa sekolah juga belum memiliki tenaga pendidik dalam jumlah yang memadai.
Karena itu, pemerintah perlu memetakan kebutuhan guru secara lebih tepat. Pemerintah dapat menggunakan hasil pemetaan tersebut untuk menentukan sekolah dan daerah yang membutuhkan tambahan guru.
Pemerintah juga akan menyesuaikan jumlah guru dengan kebutuhan setiap sekolah. Langkah ini dapat membantu pemerintah menciptakan distribusi guru yang lebih merata.
Pengangkatan Guru Berlanjut pada 2027
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK penuh waktu pada 2027. Pemerintah juga akan membuka peluang pengangkatan guru sebagai CPNS di daerah yang kekurangan tenaga pendidik.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat sektor pendidikan. Pemerintah berharap penambahan dan penataan tenaga pendidik dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Bagi guru PPPK paruh waktu, perubahan status menjadi PPPK penuh waktu memberikan peluang untuk mendapatkan kepastian kerja yang lebih baik. Sementara itu, pengangkatan CPNS dapat membantu daerah memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
(VVR*)









