Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah dan Investor Waspadai Inflasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaran uang rupiah digunakan untuk transaksi tunai (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Lembaran uang rupiah digunakan untuk transaksi tunai (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Jakarta, iNBrita.com — Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat pembukaan perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Data Bloomberg menunjukkan rupiah turun 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp18.099 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp18.080 per dolar AS.

Analis pasar Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menekan rupiah. Situasi tersebut mendorong investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Harga Minyak Dunia Melampaui USD100 per Barel

Konflik yang semakin memanas di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia hingga melampaui USD100 per barel. Harga minyak Brent mencapai USD115,16 per barel, sedangkan minyak WTI menyentuh USD101,67 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan biaya impor energi Indonesia. Jika harga minyak terus naik, Indonesia dapat menghadapi tekanan tambahan terhadap neraca perdagangan dan nilai tukar rupiah. Gangguan pasokan energi global juga berpotensi meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan.

Selain ketegangan geopolitik, investor asing turut memengaruhi pergerakan rupiah melalui aktivitas investasi mereka di pasar saham domestik. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat arus keluar dana asing mencapai Rp94,87 triliun hingga 23 Oktober 2026.

Analis Memproyeksikan Rupiah Bergerak di Kisaran Rp18.050–Rp18.150

Lukman Leong memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp18.050 hingga Rp18.150 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,18 persen ke level 101,63 dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Pelaku pasar kini mencermati pertemuan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) pada pekan ini. Keputusan suku bunga The Fed dapat memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus mendorong perubahan aliran modal di pasar keuangan global.

Investor juga menantikan publikasi data inflasi berdasarkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE). The Fed menggunakan indikator tersebut untuk mengevaluasi tekanan inflasi dan menentukan arah kebijakan moneternya.

Perkembangan konflik Timur Tengah, kenaikan harga minyak, arus modal asing, dan kebijakan moneter AS akan memengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Investor perlu mencermati seluruh faktor tersebut untuk memperkirakan arah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia
Investor Global Serbu China, Dana Miliaran Dolar Mengalir Deras
Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026, Begini Cara Kerjanya
Tirai Shower Berjamur? Ini 5 Penyebab dan Solusinya
Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis
BYD Denza Z9 GT Hadir dengan Teknologi Otonom Canggih 2027
Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis
Iran Tawarkan Mediasi, Konflik Teluk Ancam Harga Minyak Dunia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah dan Investor Waspadai Inflasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Investor Global Serbu China, Dana Miliaran Dolar Mengalir Deras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026, Begini Cara Kerjanya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Tirai Shower Berjamur? Ini 5 Penyebab dan Solusinya

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Aneka biskuit Lee Biscuits yang legendaris selama 92 tahun ( AI INBRITA)

Ekonomi

Lee Biscuits Tutup Pabrik Setelah 92 Tahun Beroperasi

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri pelantikan pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh periode 2026–2030.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP

Selasa, 27 Okt 2026 - 03:00 WIB

Lembaran uang rupiah digunakan untuk transaksi tunai (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Uncategorized

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah dan Investor Waspadai Inflasi

Selasa, 27 Okt 2026 - 02:00 WIB

Foto: Polda Metro Jaya menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 pada Senin (26/10/2026). (Tangkapan layar instagram @tmcpoldametro)

Nasional

Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas

Selasa, 27 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi game mystery box dengan klaim saldo DANA gratis. ( Foto AI inbrita.com)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Terbukti Membayar DANA?

Selasa, 27 Okt 2026 - 00:00 WIB