Jakarta, iNBrita.com – Dua hotel asal Indonesia berhasil meraih prestasi internasional dengan masuk ke dalam daftar The World’s 50 Best Hotels 2025 yang diumumkan di London, Inggris, baru-baru ini.
Kedua hotel tersebut adalah Desa Potato Head Seminyak dan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve Ubud. Berdasarkan laporan CNN pada Selasa (4/11/2025), Desa Potato Head menempati posisi ke-18, sedangkan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve berada di peringkat ke-50.
Keduanya berhasil menarik perhatian dunia karena mengusung konsep keberlanjutan dan budaya lokal yang kuat. Konsep ini menjadikan keduanya sebagai destinasi favorit wisatawan global yang mencari pengalaman otentik khas budaya Indonesia.
Dalam daftar bergengsi itu, Rosewood Hong Kong meraih posisi pertama sebagai hotel terbaik di dunia tahun 2025. Meskipun baru beroperasi enam tahun, hotel setinggi 65 lantai tersebut telah menjadi ikon baru cakrawala Hong Kong dan simbol kemewahan Asia.
“Menjadi pemenang tahun ini adalah kejutan sekaligus kehormatan besar,” kata Angus Pitkethley, Direktur Penjualan dan Pemasaran Kompleks Rosewood Hong Kong. Ia menambahkan, “Kami bangga dan bersyukur atas penghargaan ini.”
Hotel mewah yang dirancang oleh desainer Taiwan Tony Chi ini menawarkan 413 kamar elegan dengan tarif mulai dari 650 dolar AS (sekitar Rp10 juta lebih) per malam. Pitkethley menyebut, keberhasilan hotel ini tidak lepas dari dedikasi tim yang luar biasa.
“Kami memiliki tim yang bukan hanya mencintai dunia perhotelan, tetapi juga sangat bangga terhadap Hong Kong,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Content The World’s 50 Best Hotels, Emma Sleight, menjelaskan bahwa daftar tahun ini menunjukkan pencapaian positif dari hotel-hotel terbaik di 22 destinasi di enam benua. Ia menilai, Rosewood Hong Kong berhasil memberikan pengalaman tamu kelas dunia di jantung kota yang dinamis.
Dominasi Hotel Asia
Hotel-hotel Asia mendominasi daftar tahun ini. Setelah Rosewood Hong Kong di posisi pertama, Four Seasons Bangkok at Chao Phraya River menempati posisi kedua, diikuti Capella Bangkok di urutan ketiga.
Satu-satunya hotel non-Asia dalam lima besar adalah Passalacqua di Danau Como, Italia, yang menempati posisi keempat. Raffles Singapore, hotel bersejarah yang menjadi tempat lahirnya koktail legendaris Singapore Sling, melengkapi lima besar.
Beberapa hotel Asia lainnya yang ikut masuk daftar antara lain Mandarin Oriental Bangkok (No.7), The Upper House Hong Kong (No.10), Bulgari Tokyo (No.15), dan Aman Tokyo (No.25).
Daftar The World’s 50 Best Hotels 2025 disusun oleh World’s 50 Best Hotel Academy, yang terdiri dari 800 pakar industri perhotelan mulai dari pelaku bisnis hingga jurnalis perjalanan dari 13 wilayah global.
Dua Hotel Indonesia di Panggung Dunia
Prestasi Desa Potato Head dan Mandapa menegaskan bahwa Indonesia semakin diperhitungkan di industri perhotelan dunia. Kedua hotel di Bali tersebut tidak hanya menonjol karena kemewahan fasilitas, tetapi juga karena komitmen terhadap budaya lokal dan kelestarian lingkungan.
Kehadiran dua hotel asal Indonesia dalam daftar The World’s 50 Best Hotels 2025 membuktikan bahwa Bali terus menjadi ikon pariwisata kelas dunia dengan standar layanan yang tak kalah dari hotel-hotel terbaik Asia lainnya.
Daftar Lengkap The World’s 50 Best Hotels 2025:
Rosewood Hong Kong
Four Seasons Bangkok at Chao Phraya River (Thailand)
Capella Bangkok (Thailand)
Passalacqua (Italia)
Raffles Singapore
Atlantis The Royal (Dubai)
Mandarin Oriental Bangkok (Thailand)
Chable Yucatan (Meksiko)
Four Seasons Firenze (Italia)
The Upper House Hong Kong
Copacabana Palace (Brasil)
Capella Sydney (Australia)
Royal Mansour (Maroko)
Mandarin Oriental Qianmen (China)
Bulgari Tokyo (Jepang)
Claridge’s (Inggris)
Four Seasons Astir Palace (Yunani)
Desa Potato Head (Bali, Indonesia)
Le Bristol (Prancis)
Jumeirah Marsa Al Arab (Dubai)
Cheval Blanc Paris (Prancis)
Bulgari Roma (Italia)
Hotel de Crillon (Prancis)
Rosewood Sao Paulo (Brasil)
Aman Tokyo (Jepang)
26–49. [Daftar seperti aslinya]Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve (Bali, Indonesia)
(VVR*)














