Durian Merah Banyuwangi Raih Status Indikasi Geografis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Durian Merah Banyuwangi memiliki daging buah merah alami dan aroma khas dari lereng Gunung Ijen.

Durian Merah Banyuwangi memiliki daging buah merah alami dan aroma khas dari lereng Gunung Ijen.

Jakarta, iNBrita.com — Durian Merah Banyuwangi kembali mencuri perhatian setelah resmi mendapatkan status Indikasi Geografis (IG). Durian eksotis ini terkenal berkat warna dagingnya yang merah alami serta aroma dan rasa yang kuat.

Selama ini, orang mengenal durian dengan daging berwarna kuning pucat hingga keemasan. Namun, Banyuwangi menghadirkan kejutan lewat varietas durian merah yang langka dan unik.

Durian ini tumbuh secara spesifik di wilayah Banyuwangi, khususnya di lereng Gunung Ijen. Lingkungan tumbuh tersebut membentuk karakter rasa dan aroma yang berbeda dari durian pada umumnya.

Berikut 5 fakta menarik Durian Merah Banyuwangi:

1. Daging Buah Berwarna Merah Alami

Durian Merah Banyuwangi langsung menarik perhatian lewat daging buahnya yang berwarna merah alami. Warna ini muncul secara genetik, bukan hasil rekayasa atau persilangan buatan.

Tingkat kemerahan daging buahnya pun beragam, mulai dari merah muda, merah bata, hingga merah dengan gradasi kekuningan. Tampilan ini sangat berbeda dari durian biasa yang umumnya berwarna kuning.

Karena keunikannya, banyak orang menjuluki durian ini sebagai “durian pelangi”. Kolektor durian dan wisatawan sering memburunya untuk merasakan sensasi durian dengan tampilan tak biasa.

2. Durian Pertama dengan Status Indikasi Geografis

Durian Merah Banyuwangi menjadi durian pertama di Indonesia yang meraih status Indikasi Geografis. Status ini menegaskan bahwa hanya durian yang berasal dari wilayah tertentu di Banyuwangi yang boleh menggunakan nama tersebut.

Produsen tidak bisa sembarangan menamai durian berwarna merah sebagai Durian Merah Banyuwangi jika buah tersebut tidak berasal dari daerah yang ditetapkan.

Melalui IG, pemerintah melindungi keaslian, kualitas, dan karakter khas durian ini agar tidak diklaim atau diproduksi secara massal di daerah lain.

3. Memiliki Puluhan Varietas

Meski sama-sama disebut Durian Merah, varietasnya ternyata sangat beragam. Penelitian mencatat sekitar 65 varietas Durian Merah Banyuwangi dengan karakter rasa, aroma, dan tekstur yang berbeda.

Sebagian varietas menawarkan rasa manis dominan, sementara lainnya menghadirkan sensasi pahit khas durian premium. Teksturnya pun bervariasi, mulai dari lembut dan creamy hingga lebih padat.

Keberagaman ini memberi kebebasan bagi penikmat durian untuk memilih sesuai selera.

4. Berkembang Jadi Komoditas Unggulan

Pada awalnya, orang menganggap Durian Merah Banyuwangi sebagai durian langka. Namun kini, pembudidaya berhasil meningkatkan populasinya secara signifikan.

Ribuan pohon telah ditanam dan banyak di antaranya sudah memasuki masa produktif. Setiap tahun, durian ini menghasilkan ribuan buah.

Nilai jualnya pun tinggi dan sering melampaui harga durian biasa, terutama saat musim panen dan permintaan meningkat. Hal ini membuat Durian Merah Banyuwangi berkembang menjadi komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi.

5. Rasa Kuat dengan Aroma Tajam

Durian Merah Banyuwangi menghadirkan aroma tajam khas durian dengan cita rasa yang lebih kompleks. Perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pahit menciptakan sensasi yang disukai banyak pencinta durian.

Tak sedikit wisatawan yang sengaja datang ke Banyuwangi hanya untuk mencicipi durian unik ini.

Selain nikmat, durian merah juga mengandung vitamin C dan antioksidan. Meski begitu, konsumen tetap perlu mengatur porsi karena durian memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional
Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven
Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan
Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026
Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda
Peluang Usaha Kopi dengan Inspirasi Tradisi Dunia
5 Dessert Indonesia Terbaik 2026, Ada Pisang Goreng
7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda

Berita Terbaru

Foto : Inbrita

Nasional

BSU 2026, Subsidi Upah, Kemnaker, Pekerja, Rp900 Ribu

Senin, 2 Nov 2026 - 07:00 WIB

Wako Alfin menghadiri pembukaan MTQH ke-55 Provinsi Jambi 2026 ( Foto Prokopim)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dukung Kafilah Tampil Maksimal di MTQH ke-55 Jambi

Senin, 2 Nov 2026 - 06:00 WIB

Lee Jae Wook sebagai Hyuk Jun dalam serial horor Netflix, Dead-End Job. (Foto: Instagram @netflixkr)

Entertainment

Lee Jae Wook Bintangi Serial Horor Terbaru Netflix Dead-End Job

Senin, 2 Nov 2026 - 04:00 WIB

Jesica Yap Harumkan Indonesia di Musik Dunia. (Foto: Joanne Leung Photography)

Entertainment

Jesica Yap Harumkan Indonesia Prestasi Musik Internasional

Senin, 2 Nov 2026 - 03:00 WIB