Efek Lisa BLACKPINK Bikin Danau Thailand Viral

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisa BLACKPINK mempromosikan Danau Teratai Merah (Red Lotus Lake) di Udon Thani, Thailand, yang memicu lonjakan wisatawan domestik dan mancanegara.

Lisa BLACKPINK mempromosikan Danau Teratai Merah (Red Lotus Lake) di Udon Thani, Thailand, yang memicu lonjakan wisatawan domestik dan mancanegara.

Bangkok, iNBrita.comLisa BLACKPINK membuktikan pengaruh kuatnya dalam mendongkrak pariwisata Thailand. Sebuah danau di Udon Thani langsung viral setelah Lisa Manoban mempromosikannya kepada publik global.

Red Lotus Lake Langsung Jadi Destinasi Favorit

Red Lotus Lake atau Danau Teratai Merah kini menjelma menjadi destinasi wisata favorit baru. Lisa menampilkan danau tersebut dalam kampanye pariwisata, lalu Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand mencatat lonjakan jumlah pengunjung secara signifikan. Bangkok Post melaporkan perkembangan ini pada Senin (26/1/2026).

Pemerintah Perketat Koordinasi Keselamatan Wisatawan

Pemerintah Thailand segera merespons lonjakan wisatawan dengan meningkatkan koordinasi antar lembaga. Langkah ini bertujuan menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung di kawasan danau.

Wisatawan Padati Dermaga Sejak Dini Hari

Sejak Sabtu pagi, wisatawan domestik dan mancanegara memadati Dermaga Ban Diam di kawasan Talay Bua Daeng, Distrik Kumphawapi. Pengelola membuka loket tiket perahu mulai pukul 05.00 pagi, sementara antrean sudah terlihat bahkan sebelum matahari terbit.

Poster Lisa Picu Tren Foto Media Sosial

Pada Selasa lalu, Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) merilis poster promosi Lisa dengan latar Danau Teratai Merah. Poster ini langsung menarik ribuan penggemar yang meniru pose Lisa dan membagikan foto mereka di media sosial.

Baca Juga :  10 Pantangan Imlek Tahun Kuda Api

Efek Global Ambassador Amazing Thailand

Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga, Natreeya Taweewong, menjelaskan bahwa lonjakan pengunjung muncul karena popularitas Lisa sebagai Global Ambassador Amazing Thailand. Ia menegaskan kondisi ini menuntut penerapan standar keselamatan dan layanan yang lebih ketat.

Pengawasan Ketat Operasional Perahu

Pemerintah mengarahkan petugas untuk mengawasi operasional perahu, kelengkapan alat keselamatan, standar kapal, serta manajemen lalu lintas air. Aparat juga bertugas mencegah antrean panjang dan memastikan wisatawan menerima layanan yang adil dengan harga transparan.

Lintas Lembaga Turun Tangan

Berbagai lembaga di bawah kementerian langsung bergerak. Departemen Pariwisata memeriksa operator perahu dan menekan praktik penipuan harga. Polisi Pariwisata meningkatkan pengamanan serta kesiapsiagaan darurat. Sementara itu, pusat bantuan wisata memberikan informasi dan menampung keluhan pengunjung.

“Efek Lisa” Angkat Kota Sekunder Thailand

Natreeya menegaskan bahwa “Efek Lisa” membuka peluang besar untuk memperkenalkan keindahan alam, warisan budaya, dan komunitas lokal Thailand, khususnya di kota-kota sekunder yang sebelumnya jarang dikenal wisatawan.

Wisatawan Terbang Khusus Demi Meniru Foto Lisa

Gubernur TAT Thapanee Kiatphaibool mengungkapkan banyak wisatawan tertarik mengunjungi Danau Teratai Merah setelah melihat kampanye Amazing Thailand x Lisa. Sebagian pengunjung bahkan baru pertama kali mendengar destinasi ini dan langsung terbang ke Udon Thani untuk menyewa van atau perahu kecil demi meniru foto Lisa.

Baca Juga :  Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Kunjungan Capai 50 Ribu Wisatawan

Sejak musim mekarnya bunga teratai dimulai pada Desember, sekitar 50.000 wisatawan telah mengunjungi danau tersebut. Mayoritas pengunjung berasal dari luar negeri, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada hari kerja yang biasanya sepi.

Operator Tambah Jadwal Perahu

Para operator perahu kini menjalankan lebih dari 100 perjalanan setiap hari. Permintaan tur kelompok untuk Februari juga meningkat tajam, terutama untuk perahu kayu bergaya tradisional seperti yang tampil dalam poster Lisa.

Musim Mekar Teratai Berlangsung Hingga Maret

Thapanee menyebut ladang teratai utama seluas 25.000 rai akan tetap mekar hingga pertengahan Februari. Selain itu, ladang kedua seluas 5.000 rai di Koh Don Luang akan mekar dari pertengahan Februari hingga pertengahan Maret, sehingga wisatawan masih bisa menikmati pemandangan sebelum musim panas tiba.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB