Home / Nasional

Senin, 16 Februari 2026 - 16:00 WIB

10 Pantangan Imlek Tahun Kuda Api

Foto: Pernak-pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinaan Golodok, Jakarta, Senin (26/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Foto: Pernak-pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinaan Golodok, Jakarta, Senin (26/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, iNBrita.com  – Tahun Baru Imlek tahun ini menandai dimulainya Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa. Masyarakat merayakan momen ini bukan sekadar mengganti tahun, melainkan juga membuka awal energi baru yang mereka yakini akan memengaruhi perjalanan hingga Imlek berikutnya.

Dalam astrologi China, masyarakat memaknai shio kuda sebagai simbol gerak cepat, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Ketika unsur api menyertainya, banyak orang meyakini karakter tersebut menjadi semakin kuat—penuh ambisi, percaya diri, dan dorongan besar untuk meraih tujuan. Namun, kombinasi ini juga bisa mendorong seseorang bertindak terburu-buru dan mengambil keputusan impulsif jika tidak berhati-hati.

Makna Tahun Kuda Api

Tahun Kuda Api diyakini membawa dinamika tinggi dalam berbagai aspek kehidupan. Banyak orang memanfaatkan momentum ini untuk berani mengambil peluang baru. Meski demikian, mereka juga diingatkan agar tetap mengendalikan emosi dan mempertimbangkan setiap keputusan dengan matang.

Selain merayakan kebersamaan keluarga dan berbagi angpao, masyarakat juga menjaga berbagai pantangan saat Imlek. Mereka menjaga berbagai pantangan untuk mempertahankan energi positif di awal tahun sekaligus menghindari hal-hal yang mereka anggap dapat mengurangi keberuntungan.

Pantangan Soal Keuangan

  1. Menagih atau meminjam uang
    Banyak orang menunda urusan utang piutang karena ingin memulai tahun dengan hati tenang. Mereka percaya aktivitas menagih atau meminjam uang dapat membawa beban finansial sepanjang tahun.

Menjaga Ucapan dan Emosi

  1. Mengucapkan kata-kata negatif
    Masyarakat menghindari ucapan bernada buruk seperti sakit, kematian, atau kemiskinan. Mereka memilih menyampaikan doa dan kata-kata positif demi membuka tahun dengan harapan cerah.

  2. Bertengkar atau menangis
    Keluarga berusaha menjaga suasana tetap damai. Mereka menyelesaikan konflik dengan kepala dingin agar tidak merusak awal tahun. Orang tua juga cenderung menenangkan anak yang menangis tanpa memarahinya.

Aturan di Dalam Rumah

  1. Menyapu dan membuang sampah
    Sebagian orang menunda kegiatan menyapu atau membuang sampah karena percaya tindakan itu dapat mengusir rezeki. Jika harus membersihkan rumah, mereka menyapu dari luar ke dalam dan menahan sampah hingga beberapa hari kemudian.

  2. Memberi angpao saat penerima masih tidur
    Orang-orang menunggu hingga penerima bangun sebelum memberikan angpao atau hadiah. Mereka menghindari membangunkan orang secara tergesa-gesa karena khawatir membawa makna kurang baik.

  3. Minum obat tanpa kebutuhan mendesak
    Sebagian masyarakat menunda konsumsi obat jika tidak dalam kondisi mendesak. Mereka percaya tindakan itu bisa melambangkan sakit berkepanjangan, meski tetap mengutamakan kesehatan bila memang diperlukan.

Pantangan Terkait Makanan dan Kunjungan

  1. Makan bubur
    Banyak keluarga tidak menyajikan bubur pada hari pertama Imlek. Mereka menganggap hidangan tersebut kurang melambangkan kemakmuran.

  2. Mengunjungi keluarga istri di hari pertama
    Dalam tradisi lama, pasangan yang telah menikah merayakan hari pertama bersama keluarga suami. Mereka biasanya mengunjungi keluarga pihak istri pada hari kedua.

Benda yang Sebaiknya Dihindari

  1. Menggunakan benda tajam
    Sebagian orang menunda penggunaan gunting, pisau, atau jarum. Mereka juga tidak memotong rambut pada hari pertama karena percaya benda tajam dapat “memotong” keberuntungan.

  2. Memberi hadiah tertentu seperti jam atau payung
    Saat berkunjung, tamu memilih buah tangan dengan hati-hati. Mereka menghindari memberikan jam atau payung karena mengaitkannya dengan makna simbolis yang kurang baik.

Meski tidak semua orang mempraktikkan pantangan tersebut, banyak keluarga tetap melestarikannya sebagai bagian dari tradisi. Mereka menjadikan kebiasaan ini sebagai cara menjaga harmoni dan menumbuhkan harapan baik di awal tahun baru.

(eny)
Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xforce Hybrid versi Thailand

Nasional

Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid Pertama Indonesia
Permukiman dan lahan pertanian rusak akibat banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra.

Nasional

Bencana Sumatra 2025 dan Kewajiban Presiden Tetapkan Darurat
Seorang jamaah bersiap berangkat umrah di Bandara Soekarno-Hatta, menggenggam paspor dengan seragam biru laut.

Nasional

Umrah Mandiri Uji Kesiapan Regulasi dan Perlindungan Jamaah
Wali Kota Sungai Penuh menerima sertifikat Eliminasi Kusta dan Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI.

Nasional

Sungai Penuh Raih Dua Penghargaan dari Kementerian Kesehatan
Wanita Gen Z duduk di tamu undangan, siap mendampingi suami menikah lagi

Nasional

Wanita Gen Z Dampingi Suami Nikah Lagi Viral
Tim bulu tangkis Indonesia menjalani latihan jelang All England 2026 di Inggris.

Nasional

Indonesia Targetkan Gelar di All England 2026
Foto Atalia Praratya saat ajukan gugatan cerai Ridwan Kamil

Nasional

Atalia Praratya Resmi Ajukan Gugatan Cerai Ridwan Kamil
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat 9 DPR ) Republik Indonesia Sufmi Dasco Ahmad menerima aspirasi pekerja terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK).

Nasional

DPR dan Mie Sedaap Sepakati Stop PHK