Jakarta, iNBrita.com – Elon Musk, CEO Tesla, SpaceX, dan Neuralink, dikenal sebagai sosok jenius di dunia teknologi. CogniDNA memperkirakan IQ-nya mencapai 160, setara dengan Albert Einstein. Lembaga itu menilai kemampuan Musk berdasarkan nilai mahasiswa fisika di Universitas Pennsylvania (UPenn).
Musk menunjukkan kecerdasannya lewat tindakan nyata. Ia tidak hanya berpikir teoritis seperti Einstein, tapi juga menerapkan sains pada mobil listrik, roket, dan teknologi otak-komputer.
Times of India menyebut Musk melatih ingatannya dengan memberi makna pada setiap hal. Ia mengaitkan nama, peristiwa, atau detail kecil dengan sesuatu yang unik—seperti hobi, lelucon, atau gaya bicara seseorang.
Kebiasaan ini membantu otaknya membuat koneksi kuat sehingga mudah mengingat. Musk juga memakai humor dan hal tak biasa untuk menanamkan ingatan karena otak manusia menyukai kejutan.
Ahli memori menegaskan bahwa otak lebih lama menyimpan informasi saat dikaitkan dengan emosi atau gambar mental yang kuat. Emosi dan visual bekerja bersama menciptakan memori jangka panjang.
(VVR*)














