Home / International News

Rabu, 5 November 2025 - 18:00 WIB

Menteri Israel Kecam Wali Kota Muslim New York

Zohran Mamdani, wali kota Muslim pertama New York, menyampaikan pidato kemenangan di hadapan para pendukungnya, Selasa (4/11/2025).

Zohran Mamdani, wali kota Muslim pertama New York, menyampaikan pidato kemenangan di hadapan para pendukungnya, Selasa (4/11/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Diaspora Israel, Amichai Chikli, mengecam wali kota terpilih New York City, Zohran Mamdani, dan menuduhnya sebagai pendukung Hamas. Chikli bahkan menyerukan agar warga Yahudi di New York pindah ke Israel setelah Mamdani menang dalam pemilihan.

Melalui unggahannya di media sosial X, Chikli menulis, “Kota yang dulu menjadi simbol kebebasan dunia kini menyerahkan kuncinya kepada seorang pendukung Hamas.” Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (5/11/2025), dikutip dari kantor berita AFP.

Ia menambahkan bahwa pandangan Mamdani tidak jauh berbeda dari pandangan para jihadis fanatik yang, menurutnya, menewaskan tiga ribu warga Amerika dalam serangan 11 September 2001 di New York dan Washington.

Baca juga :   Serbu Sekarang! Kode Redeem FF 10 Februari 2026

Sementara itu, Zohran Mamdani, yang berusia 34 tahun, berjanji akan menjadikan New York lebih terjangkau bagi warganya. Saat dilantik pada Januari tahun depan, ia akan menjadi wali kota Muslim pertama dalam sejarah kota tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Mamdani secara vokal mengecam antisemitisme dan mengutuk Islamofobia yang sering ia alami. Ia dikenal sebagai pendukung kuat perjuangan Palestina.

Sikap Mamdani terhadap Israel—yang ia sebut sebagai “rezim apartheid” dan menuduh perang di Gaza sebagai “genosida”—telah memicu kemarahan sebagian komunitas Yahudi.

Chikli menulis, “New York tidak akan pernah sama lagi, terutama bagi komunitas Yahudinya.” Ia kemudian menambahkan, “Saya mengundang warga Yahudi di New York untuk mempertimbangkan serius menjadikan Tanah Israel sebagai rumah baru mereka.”

Baca juga :   32 Kode Redeem Free Fire Sabtu 31 Januari 2026

Mamdani, seorang sosialis demokrat, sempat menghadapi penolakan dari elite politik dan pemimpin bisnis tradisional New York.

Ia merupakan keturunan India yang lahir di Uganda dan dibesarkan di Cape Town, Afrika Selatan. Ketika berusia 7 tahun, ia pindah ke New York bersama orang tuanya.

Mamdani menempuh pendidikan di Bronx High School of Science dan meraih gelar Sarjana Seni dari Bowdoin College. Ia adalah putra dari profesor Universitas Columbia, Mahmood Mamdani, dan pembuat film asal India, Mira Nair.

(VVR*)

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ruang sidang Majelis Umum PBB kosong setelah ratusan delegasi walk out saat pidato PM Israel Netanyahu

International News

Delegasi PBB Ramai-Ramai Walk Out Saat Netanyahu Ingin Pidato
Ilustrasi emas batangan melambangkan kenaikan harga emas Antam di pasar.

International News

Dahsyat! Harga Emas Antam Melejit, Tembus Kenaikan Rp16 Ribu

International News

Tolak Tawaran Rp 624 Miliar, Kini Nilai Rumah Zammit Turun Harga
Mengandung kata kunci utama: nama tokoh, beasiswa LPDP, Sungai Penuh, Irlandia

International News

Demi Prakarsa Bawa Nama Sungai Penuh Mendunia
Security officers escort protesters out of the Parliament hearing room after a demonstration.

International News

Protest Disrupts Parliament Meeting Over History Plan
Ledakan besar di pabrik bahan peledak Bucksnort, Tennessee, menyebabkan asap tebal dan kerusakan parah pada bangunan, sementara petugas berusaha memadamkan api serta mengevakuasi korban.

International News

Tragedi Ledakan Guncang Fasilitas Industri di Tennessee
Crash site on A-52 highway associated with Diogo Jota’s death

International News

Diogo Jota Dies in Car Accident in Spain
fenomena-fenomena langit ini, kita perlu memastikan langit malam sedang cerah, tak tertutup awan tebal atau bahkan hujan,

International News

Fenomena Langit Oktober 2025: Supermoon dan Hujan Meteor