Jakarta, iNBrita.com – Ericsson, perusahaan telekomunikasi asal Swedia, mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 1.600 posisi di negaranya. Perusahaan menilai langkah ini penting untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah tekanan bisnis global yang terus meningkat. Meski memangkas tenaga kerja, Ericsson menegaskan bahwa mereka tetap melanjutkan investasi strategis di bidang teknologi.
Alasan Pemangkasan Staf
Manajemen Ericsson menyatakan bahwa pengurangan karyawan termasuk dalam inisiatif global untuk mengendalikan biaya. Dengan langkah ini, perusahaan ingin menurunkan biaya operasional sambil tetap menjaga posisi kompetitifnya di pasar global. Saat ini, mereka sudah memulai negosiasi dengan serikat pekerja untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kompensasi dan penyesuaian yang adil bagi karyawan yang terdampak.
Dampak Global dan Strategi Lain
Secara global, Ericsson mempekerjakan lebih dari 90.000 orang, dengan sekitar 13.000 bekerja di Swedia. Selain memangkas staf, perusahaan juga menyesuaikan proses internal dan mengoptimalkan sumber daya agar efisiensi meningkat. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berharap bisa mempertahankan kinerja keuangan yang stabil sekaligus mendorong inovasi teknologi.
Kinerja dan Respons Pasar
Ericsson termasuk salah satu dari tiga penyedia jaringan seluler terbesar di dunia, bersama Huawei dan Nokia. Pada Oktober lalu, perusahaan melaporkan lonjakan laba bersih kuartal III, meskipun penjualan turun. Investor melihat pengumuman pemangkasan staf sebagai tanda perusahaan serius mengontrol biaya. Hal ini membuat saham Ericsson naik sekitar 1,5 persen pada perdagangan awal di bursa Stockholm.
Rencana Ke Depan
Perusahaan dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartal IV pada 23 Januari 2026. Ericsson menekankan bahwa efisiensi bukan hanya soal pengurangan staf, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mempertahankan posisi terdepan di industri telekomunikasi. Dengan pendekatan ini, perusahaan berharap bisa menghadapi tekanan global tanpa mengorbankan inovasi dan pertumbuhan teknologi.
(vvr)














