Home / Pendidikan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Gerhana Bulan Total Terlihat di Indonesia 3 Maret

Ilustrasi Gerhana Bulan Total (Foto: Antara Foto & Getty Images)

Ilustrasi Gerhana Bulan Total (Foto: Antara Foto & Getty Images)

Jakarta, iNBrita.com  – Warga Indonesia akan menyaksikan Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026. Bulan perlahan memasuki bayangan Bumi hingga puncak gerhana, tampak kemerahan, lalu kembali ke kondisi normal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena ini bisa diamati dari seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, pengamatan juga memungkinkan di bagian Timur Amerika, Australia, Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Tengah.

Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia

Penumbra

  • Dimulai pukul 15.42.44 WIB | 16.42.44 WITA | 17.42.44 WIT

Sebagian

  • Terlihat mulai pukul 16.49.46 WIB | 17.49.46 WITA | 18.49.46 WIT Total

  • Mulai pukul 18.03.56 WIB | 19.03.56 WITA | 20.03.56 WIT

  • Puncak terjadi pukul 18.33.39 WIB | 19.33.39 WITA | 20.33.39 WIT

  • Berakhir pukul 19.03.23 WIB | 20.03.23 WITA | 21.03.23 WIT

Baca juga :   5 Minuman Sehat Pengganti Kopi Penambah Energi Alami

Gerhana Sebagian berakhir

  • Terjadi pukul 20.17.33 WIB | 21.17.33 WITA | 22.17.33 WIT

Gerhana Penumbra berakhir

  • Selesai pukul 21.24.35 WIB | 22.24.35 WITA | 23.24.35 WIT

BMKG mencatat durasi gerhana dari awal hingga akhir mencapai 5 jam 41 menit 51 detik. Fase sebagian berlangsung 3 jam 27 menit 47 detik, sedangkan totalitas terlihat selama 59 menit 27 detik.

Peristiwa ini merupakan anggota ke-27 dari seri Saros 133. Gerhana sebelumnya dalam rangkaian ini terjadi pada 21 Februari 2008, sedangkan yang berikutnya dijadwalkan pada 13 Maret 2044.

Baca juga :   World Pharmacist Day, IAI Edukasi Siswa SMANSA Sungai Penuh

Mengapa Bulan Tampak Merah?

Gerhana Bulan terjadi saat Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga sebagian cahaya Matahari terhalang. Akibatnya, atmosfer Bumi menyaring cahaya biru, sementara sinar merah menembus hingga permukaan Bulan. Dengan demikian, Bulan terlihat kemerahan ketika langit cerah.

Peristiwa ini hanya muncul pada fase purnama. Para astronom telah memprediksi momen ini jauh sebelumnya, sehingga menjadi kesempatan langka untuk mengamati keajaiban langit.

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Erdo Elbaraq Seda semangat di hari pertama masuk sekolah PAUD Aisyah Kota Sungai Penuh.

Pendidikan

Hari Pertama Sekolah, Erdo Diantar Papi ke PAUD
Rektor UI dan Menpora tandatangani kerja sama pendidikan atlet

Pendidikan

UI dan Kemenpora Perkuat Pendidikan Atlet Nasional Indonesia
pohon alpukat berbuah lebat dengan perawatan yang tepat

Pendidikan

Cara Ampuh Merangsang Pohon Alpukat Cepat Berbuah Lebat
Ilustrasi ledakan kosmik di udara di atas permukaan Bumi tanpa membentuk kawah

Pendidikan

Ledakan Kosmik di Udara Pernah Hancurkan Bumi
Wako Alfin mengapresiasi kemajuan revitalisasi sekolah.

Pendidikan

Wako Alfin Apresiasi Progres Revitalisasi Sekolah di Sungai Penuh
Azhar Hamzah tinjau MPLS SD dan PAUD Sungai Penuh

Pendidikan

Azhar Hamzah Tinjau MPLS SD PAUD Sungai Penuh

Pendidikan

IAIN Kerinci Wisuda 537 Mahasiswa Langkah Menuju UIN

Pendidikan

Gubernur Jambi Al Haris Serahkan 1.265 SK Pengangkatan PPPK