Jakarta, iNBrita.com — Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali naik pada perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Saat ini, harga emas Antam mencapai Rp 2.922.000 per gram atau meningkat Rp 20.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Selain itu, Antam juga menaikkan harga pembelian kembali (buyback) menjadi Rp 2.637.000 per gram. Angka tersebut bertambah Rp 50.000 dari posisi kemarin, sehingga memperkuat tren kenaikan harga emas domestik.
Daftar Harga Emas Hari Ini
Berikut daftar lengkap harga emas Logam Mulia Antam hari ini:
Harga Emas (02 Apr 2026)
| Berat | Harga Dasar (Rp) | Harga + Pajak PPh 0.25% (Rp) |
|---|---|---|
| 0.5 gr | 1.511.000 | 1.514.778 |
| 1 gr | 2.922.000 | 2.929.305 |
| 2 gr | 5.784.000 | 5.798.460 |
| 3 gr | 8.651.000 | 8.672.628 |
| 5 gr | 14.385.000 | 14.420.963 |
| 10 gr | 28.715.000 | 28.786.788 |
| 25 gr | 71.662.000 | 71.841.155 |
| 50 gr | 143.245.000 | 143.603.113 |
| 100 gr | 286.412.000 | 287.128.030 |
| 250 gr | 715.765.000 | 717.554.413 |
| 500 gr | 1.431.320.000 | 1.434.898.300 |
| 1000 gr | 2.862.600.000 | 2.869.756.500 |
Lonjakan Harga Emas Dunia Jadi Pemicu
Di sisi lain, kenaikan harga emas Antam tidak terjadi secara terpisah. Sebaliknya, lonjakan harga emas dunia turut mendorong penguatan tersebut. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas dunia di pasar spot ditutup di level US$ 4.791,1 per troy ons. Angka ini melonjak 2,49% dibandingkan hari sebelumnya dan sekaligus menjadi level tertinggi dalam dua pekan terakhir sejak 18 Maret.
Harapan Perdamaian di Timur Tengah
Selanjutnya, sentimen positif terhadap emas juga muncul dari perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal kuat bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir. Bahkan, berdasarkan laporan Bloomberg News, ia memperkirakan perang dapat selesai dalam waktu 2–3 pekan ke depan.
Sementara itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan pesan damai melalui surat terbuka. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa rakyat Iran tidak membenci negara lain, termasuk Amerika Serikat, Eropa, maupun negara-negara tetangga.
Lebih lanjut, Pezeshkian menolak anggapan bahwa Iran merupakan ancaman. Ia menilai persepsi tersebut tidak sesuai dengan fakta dan justru terbentuk oleh kepentingan politik serta ekonomi pihak tertentu. Menurutnya, pihak-pihak tersebut membutuhkan musuh untuk membenarkan dominasi dan tekanan.
Di samping itu, ia juga menegaskan bahwa Iran tidak memulai konflik dan hanya berupaya mempertahankan diri. Ia mengingatkan bahwa jika perang terus berlanjut, masyarakat sipil akan menanggung dampak paling besar, mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga masa depan.
Oleh karena itu, Iran berkomitmen untuk terus menempuh jalur negosiasi dan kesepakatan. Pezeshkian menilai bahwa konfrontasi hanya akan meningkatkan biaya dan memperparah kekerasan. Dengan demikian, ia menekankan bahwa pilihan antara konflik dan perdamaian akan sangat menentukan masa depan generasi mendatang.
Harga Minyak Turun, Tekanan Inflasi Mereda
Seiring dengan meningkatnya harapan perdamaian, harga minyak dunia justru mengalami tekanan. Harga minyak jenis Brent tercatat turun 2,7% ke level US$ 101,16 per barel.
Jika tren penurunan ini berlanjut, risiko inflasi global berpotensi ikut menurun. Akibatnya, bank sentral di berbagai negara memiliki ruang lebih besar untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Emas Makin Menarik Saat Suku Bunga Turun
Pada akhirnya, kondisi suku bunga yang lebih rendah akan membuat emas semakin menarik bagi investor. Pasalnya, emas tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga ketika suku bunga turun, biaya peluang untuk memegang emas juga ikut menurun.
(VVR*)














