Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Daftar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam turun Rp 4.000 per gram pada Kamis, 22 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Harga emas Antam turun Rp 4.000 per gram pada Kamis, 22 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun pada Kamis (22/10/2026). Antam memangkas harga emas sebesar Rp 4.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan informasi di situs resmi Logam Mulia, Antam menjual emas seharga Rp 2.550.000 per gram hari ini. Kemarin, Antam masih mematok harga emas sebesar Rp 2.554.000 per gram.

Selain harga jual, Antam juga menurunkan harga pembelian kembali atau buyback sebesar Rp 4.000 per gram. Kini, pemilik emas bisa menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam dengan harga Rp 2.365.000 per gram.

Harga buyback menunjukkan nilai yang Antam bayarkan kepada konsumen ketika mereka menjual kembali emas batangan.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Antam menetapkan harga emas yang berbeda sesuai dengan berat setiap keping. Berikut daftar harga emas Antam pada Kamis (22/10/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.325.000
  • 1 gram: Rp 2.550.000
  • 2 gram: Rp 5.050.000
  • 3 gram: Rp 7.557.000
  • 5 gram: Rp 12.565.000
  • 10 gram: Rp 25.050.000
  • 25 gram: Rp 62.460.000
  • 50 gram: Rp 124.755.000
  • 100 gram: Rp 249.360.000
  • 250 gram: Rp 623.090.000
  • 500 gram: Rp 1.245.900.000
  • 1.000 gram: Rp 2.490.600.000

Investor perlu memperhatikan perubahan harga tersebut sebelum membeli atau menjual emas. Pasalnya, Antam dapat mengubah harga emas sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan pergerakan harga emas dunia.

Sebagai catatan, Antam pernah mencatat rekor harga tertinggi sepanjang masa pada Kamis (29/1/2026). Saat itu, harga emas mencapai Rp 3.168.000 per gram. Sementara itu, harga buyback menyentuh Rp 2.989.000 per gram.

Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam

Konsumen perlu memperhitungkan pajak ketika membeli atau menjual kembali emas Antam. Pemerintah menerapkan ketentuan perpajakan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pada transaksi pembelian emas batangan, konsumen membayar Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25% dari harga dasar yang tercantum.

Sementara itu, Antam memotong PPh Pasal 22 sebesar 1,5% secara langsung dari nilai transaksi buyback yang melebihi Rp 10.000.000.

Dengan memahami ketentuan tersebut, konsumen dapat memperkirakan nilai transaksi bersih sebelum mengambil keputusan.

Harga Emas Dunia Stabil, Investor Menanti Keputusan The Fed

Di pasar global, harga emas bergerak stabil di dekat level terendah dalam sepekan pada Rabu. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran investor terhadap inflasi. Ketegangan di Timur Tengah turut memperburuk kekhawatiran tersebut.

Pada saat yang sama, investor memantau rencana kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau The Fed. Mereka menantikan keputusan yang akan memengaruhi pergerakan harga emas selanjutnya.

CNBC melaporkan pada Kamis (22/10/2026) bahwa harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi US$ 4.136,22 per ons pada pukul 13.55 waktu setempat atau EDT. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 15 Oktober pada perdagangan sebelumnya.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga menguat 0,2% menjadi US$ 4.152,60 per ons.

Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Kepala Strategi Logam di Zaner Metals, menjelaskan bahwa pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun ini. Namun, pelaku pasar memperkirakan bank sentral baru mengambil langkah tersebut pada Desember.

Grant juga menilai peluang kenaikan suku bunga pada Oktober telah menurun cukup signifikan. Menurutnya, harga emas kemungkinan bergerak dalam rentang terbatas untuk sementara waktu, dengan kecenderungan melemah.

Investor Menanti Pertemuan The Fed dan Data Inflasi AS

Investor kini mencermati dua agenda ekonomi penting pada pekan depan. Pertama, The Fed akan menggelar pertemuan kebijakan pada 27–28 Oktober. Kedua, Amerika Serikat akan merilis data indeks Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi salah satu indikator inflasi utama.

Kedua agenda tersebut dapat membantu investor memperkirakan arah kebijakan suku bunga The Fed selanjutnya.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mencapai 88%.

Sementara itu, hampir seluruh ekonom yang mengikuti survei memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada Oktober. Mereka kemudian memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga pada Desember.

The Fed kemungkinan mengambil langkah hati-hati meskipun tekanan inflasi masih bertahan. Namun, jika inflasi terus meningkat, bank sentral dapat mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Kenaikan Harga Minyak Menambah Tekanan Inflasi

Emas biasanya menarik minat investor ketika mereka mencari aset untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi. Namun, kenaikan suku bunga dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan bunga atau imbal hasil rutin.

Di sisi lain, kenaikan harga energi turut memengaruhi prospek inflasi global. Pada Rabu, harga minyak mentah Brent bertahan di kisaran US$ 108 per barel.

Pernyataan Iran juga meredupkan harapan investor terhadap terobosan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat.

Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan biaya energi dan menambah tekanan inflasi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keputusan bank sentral dalam menentukan kebijakan moneter.

Oleh karena itu, investor akan terus memantau perkembangan harga minyak, data inflasi AS, dan keputusan The Fed. Ketiga faktor tersebut berpotensi menentukan arah pergerakan harga emas dunia maupun harga emas Antam dalam waktu dekat.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Perak Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Daftar Terbaru
Harga Emas Dunia Hari Ini, Investor Waspadai Keputusan The Fed
Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah
Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Bansos dan Subsidi Upah
Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Malah Melemah
Harga Emas 24 Karat Hari Ini, Cek Daftarnya
Harga Emas Melemah, Investor Cermati Suku Bunga The Fed
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Harga Perak Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Daftar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Daftar Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Dunia Hari Ini, Investor Waspadai Keputusan The Fed

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah

Berita Terbaru

Harga perak Antam turun Rp 350 per gram pada 22 Oktober 2026.(Foto : Dok PT Aneka Tambang Tbk)

Ekonomi

Harga Perak Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 4.000 per gram pada Kamis, 22 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Daftar

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas perhiasan terbaru di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas per Kamis, 22 Oktober 2026. (Foto : CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Daftar Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:00 WIB

Foto: Foto kolase Elaeidobius kamerunicus, Elaeidobius subvittatus, dan Elaeidobius plagiatus. (Dok. Istimewa)

Teknologi

Kumbang Penyerbuk Sawit Terancam, Produksi Buah Menurun

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:00 WIB