Jakarta, iNBrita.com — Toyota menghadirkan MPV premium selain Alphard dengan harga lebih terjangkau, yakni Granvia.
Saat redaksi detikcom mengunjungi Auto China 2026, Toyota memamerkan MPV hybrid mewah ini di booth mereka. Granvia membawa tampilan dan spesifikasi yang identik dengan Toyota Sienna yang beredar di pasar global.
Dari sisi desain, Granvia memang terlihat seperti MPV keluarga dengan pintu geser. Namun, saat melihatnya lebih dekat, kita bisa langsung merasakan aura premium yang kuat. Toyota merancang grille depan berukuran besar dengan desain agresif, lalu memadukannya dengan lampu LED ramping untuk menegaskan kesan modern.
Toyota juga membangun bodi Granvia dengan dimensi besar, dengan panjang sekitar 5,1 meter. Ukuran ini menempatkan Granvia di segmen MPV premium.
Masuk ke interior, Granvia langsung menghadirkan nuansa mewah. Toyota menempatkan captain seat di baris kedua sebagai daya tarik utama. Kursi ini memiliki ottoman dan ruang kaki yang luas sehingga memberikan kenyamanan maksimal. Selain itu, Toyota melengkapi mobil ini dengan berbagai fitur modern seperti pintu geser elektrik, panoramic sunroof, wireless charging, dan sistem pemurni udara pada beberapa varian.
Di sektor performa, Toyota membekali Granvia dengan mesin hybrid 2.5 liter yang bekerja bersama motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan tenaga sekitar 240 hp dan menyalurkannya melalui transmisi e-CVT. Toyota merancang karakter mobil ini untuk mengutamakan kenyamanan dan efisiensi bahan bakar, bukan performa agresif.
Di pasar China, Toyota menjual Granvia dengan harga mulai dari 299.800 yuan hingga 393.800 yuan. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya setara sekitar Rp 660 juta hingga Rp 860 jutaan.
Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Alphard Hybrid di Indonesia yang mendekati Rp 2 miliar, meski Granvia menawarkan dimensi dan kenyamanan yang tidak jauh berbeda.
Toyota memproduksi Granvia melalui kerja sama dengan FAW Toyota. Sementara itu, Toyota juga memproduksi Sienna melalui GAC Toyota. Praktik kolaborasi dengan lebih dari satu pabrikan lokal ini sudah umum terjadi di industri otomotif China.
(VVR*)









