Hujan Meteor Leonid Siap Hiasi Langit Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi hujan meteor. Foto: Space.com

Foto: Ilustrasi hujan meteor. Foto: Space.com

Jakarta, iNBrita.com — Hujan meteor Leonid kembali menghiasi langit pada pertengahan November dan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan. Pengamat di Indonesia dapat menyaksikannya tanpa alat bantu jika mengetahui waktu dan kondisi terbaik.

Situs astronomi In the Sky mencatat bahwa hujan meteor Leonid berlangsung dari awal November hingga awal Desember. Untuk tahun 2025, para astronom memperkirakan puncaknya terjadi pada malam 17 menuju 18 November.

Para ahli menghitung puncak aktivitas Leonid terjadi sekitar pukul 01.00–02.00 WIB pada 18 November 2025, setelah dikonversi dari waktu universal (UTC). Pada jam tersebut, titik radian Leonid berada lebih tinggi sehingga meningkatkan peluang terlihatnya meteor.

Pengamat di wilayah Indonesia, terutama zona WIB, dapat mulai melakukan pengamatan sejak pukul 01.00 WIB dan melanjutkannya hingga menjelang fajar.

NASA menjelaskan bahwa komet 55P/Tempel–Tuttle meninggalkan jejak debu saat melintasi orbit Bumi setiap 33 tahun. Ketika Bumi melewati jejak material itu, partikel kecil komet langsung terbakar di atmosfer dan memunculkan kilatan cahaya yang kita lihat sebagai meteor.

Leonid menampilkan meteor yang bergerak sangat cepat. NASA mencatat kecepatannya dapat mencapai 71 km per detik, sehingga meteor tampak melesat tajam di langit. Meteor tampak berasal dari rasi Leo, tetapi pengamat tidak perlu mengarahkan pandangan ke rasi tersebut karena meteor dapat muncul dari berbagai bagian langit.

Untuk meningkatkan peluang melihat meteor, pengamat dapat melakukan langkah berikut:

1.Memilih lokasi gelap
Cari area dengan polusi cahaya rendah dan jauh dari lampu kota.

2.Mengamati setelah tengah malam
Lakukan pengamatan antara 01.00–04.00 WIB, sesuai prediksi puncak.

3.Membiarkan mata beradaptasi
Biarkan mata menyesuaikan diri dengan suasana gelap selama 20–30 menit.

4.Melihat dengan mata telanjang
Pengamat tidak perlu menggunakan teleskop karena meteor bergerak cepat.

5.Memeriksa kondisi cuaca
Pastikan langit cerah dan memiliki pandangan luas ke langit.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire gratis dengan hadiah diamond, skin senjata, dan item menarik untuk pemain FF.( Foto AI INBRTA)

Game

Kode Redeem FF Gratis 17 Oktober 2026, Coba 14 Kode

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan bonus login 18K dan diklaim bisa dicairkan ke saldo DANA. Klaim pencairan tersebut masih perlu diverifikasi. ( AI INBRITA)

Game

Game Susun Buah Bonus Login 18K, Bisa Cair?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB