Home / Khasanah

Selasa, 30 Desember 2025 - 06:00 WIB

Hukum Ucapan Selamat Tahun Baru Menurut Islam

Ilustrasi menyambut tahun baru dengan hiasan perayaan dan pesan harapan baru

Ilustrasi menyambut tahun baru dengan hiasan perayaan dan pesan harapan baru

Jakarta, iNBrita.com – Banyak orang memaknai pergantian tahun sebagai awal yang baru. Saat momen ini tiba, masyarakat sering mengisinya dengan berbagai kegiatan yang penuh kegembiraan. Sebagian orang memilih berkumpul bersama keluarga, kerabat, atau sahabat untuk saling berbagi kebahagiaan.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga saling menyampaikan ucapan selamat tahun baru. Mereka menyampaikan ucapan ini sebagai bentuk doa dan harapan agar kehidupan di tahun mendatang menjadi lebih baik, lebih bermakna, dan penuh keberkahan. Namun, sebagian umat Islam masih mempertanyakan bagaimana hukum memberikan ucapan selamat tahun baru menurut ajaran Islam.

Hukum Memberikan Ucapan Selamat Tahun Baru Menurut Islam

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa umat Islam boleh memberikan ucapan selamat tahun baru Masehi. Informasi ini disampaikan melalui laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. MUI menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak termasuk perbuatan haram.

Meski demikian, MUI mengingatkan agar masyarakat merayakan tahun baru secara sederhana, proporsional, dan tetap menjaga ketertiban umum. Umat Islam sebaiknya menghindari perayaan yang berlebihan atau melanggar nilai moral dan agama.

Pandangan ini sejalan dengan tradisi keilmuan Islam. Dalam situs resmi Nahdlatul Ulama, Syekh Jalaluddin as-Suyuthi membahas hukum mengucapkan selamat pada momen tertentu, termasuk pergantian tahun, dalam kumpulan fatwanya.

Ia mengutip pendapat para ulama mazhab Syafi’i dan menyampaikan bahwa Al-Hafizh Abul Hasan al-Maqdisi pernah menjelaskan hukum ucapan selamat tahun baru. Menurut beliau, ucapan tersebut hukumnya mubah. Artinya, Islam membolehkan ucapan selamat tahun baru, tetapi tidak menganggapnya sebagai ibadah khusus, sunnah, atau bid’ah.

Dari penjelasan para ulama tersebut, umat Islam dapat memahami bahwa Islam tidak melarang ucapan selamat tahun baru. Islam juga tidak mewajibkannya. Umat Islam bebas menyampaikan ucapan selama tetap menjaga niat dan adab.

Baca juga :   Waktu Terbaik dan Keutamaan Sholat Dhuha

Pergantian tahun dapat menjadi momen untuk bersyukur atas kesempatan hidup yang Allah SWT berikan. Tahun baru juga membuka ruang untuk memperbaiki diri dan memperbanyak kebaikan.

Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT. Mereka memohon kebaikan di tahun yang baru dan perlindungan dari segala keburukan.

Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru Islami

Berikut beberapa contoh ucapan selamat tahun baru bernuansa Islami yang berisi doa dan harapan baik:

  • Selamat Tahun Baru. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, ketenangan, dan rahmat-Nya.

  • Mari menyambut tahun baru dengan rasa syukur kepada Allah. Semoga setiap langkah selalu berada dalam ridha-Nya.

  • Tahun baru menjadi saat yang tepat untuk berbenah diri. Semoga Allah memberi kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

  • Selamat Tahun Baru. Semoga setiap langkah yang kita jalani semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

  • Bismillah, kita mulai tahun baru dengan niat baik dan hati yang tulus. Semoga Allah memudahkan setiap urusan.

  • Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang selalu bersyukur dan taat di tahun yang baru ini.

  • Selamat Tahun Baru. Semoga setiap ujian yang datang menjadi jalan untuk meningkatkan iman dan takwa.

  • Semoga tahun ini memberi lebih banyak kesempatan untuk berbuat kebaikan. Selamat Tahun Baru Islami.

  • Selamat Tahun Baru. Semoga tahun ini menjadi langkah awal menuju ridha Allah SWT.

  • Tahun baru, semangat baru. Mari perbanyak amal saleh dan terus mendekat kepada Allah.

Anjuran Muhasabah Diri Saat Tahun Baru

Meskipun Islam membolehkan ucapan selamat tahun baru, Islam mengajarkan umatnya untuk lebih mengutamakan muhasabah diri. Al-Qur’an mendorong setiap Muslim untuk melakukan introspeksi, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Hasyr ayat 18:

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya muhasabah diri. Beliau menganjurkan umatnya untuk menghitung amal sebelum Allah menghisab di akhirat. Muhasabah membantu seorang Muslim memperbaiki diri dan meringankan hisab kelak.

Baca juga :   Rasya Putri Purnama Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Nasional Piala Menpora

Muhasabah menjadi penting karena manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Dengan muhasabah, seorang Muslim dapat menyadari kekurangan diri dan berusaha memperbaikinya.

Beberapa manfaat muhasabah diri antara lain:

  • Menyadari kesalahan dan aib diri agar segera memperbaikinya.

  • Mengetahui perkembangan iman dan takwa.

  • Menumbuhkan semangat untuk terus memperbaiki diri.

  • Membantu meringankan hisab di akhirat.

  • Melatih kebijaksanaan dalam memanfaatkan waktu.

  • Mengantarkan pada taubat dan kesadaran untuk segera memohon ampun kepada Allah SWT.

Banyak orang melakukan muhasabah pada akhir tahun atau menjelang tahun baru. Namun, Islam menganjurkan muhasabah dilakukan setiap hari.

Imam Al-Ghazali menyarankan umat Islam untuk menyediakan waktu khusus untuk muhasabah, baik pada pagi maupun malam hari. Pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk meluruskan niat dan merencanakan kebaikan. Sementara itu, malam hari menjadi saat yang baik untuk mengevaluasi perbuatan agar esok hari dapat menjadi pribadi yang lebih baik. (Tim*)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Khasanah

PT Pos Indonesia Perkuat Pelayanan Publik dengan Transformasi Digital
Seorang muslim membaca Al-Qur’an dengan khusyuk saat fajar menyingsing.

Khasanah

Keutamaan dan Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi

Khasanah

Kuasa Hukum Alfin–Azhar: Optimis Menang Gugatan Ahmadi–Ferri Hanya Curhat
Ilustrasi seorang Muslim bersedekah setelah salat Subuh di masjid

Khasanah

Sedekah Subuh Dianjurkan Setelah Salat, Ini Penjelasannya
Honda Scoopy Kuromi Limited Edition tampil dengan desain ungu khas karakter Sanrio Kuromi di booth Honda, Sarinah Jakarta.

Khasanah

Honda Scoopy Kuromi Limited Edition Tampil Funky
Ilustrasi tempat tidur rapi sebagai sarana istirahat malam hari

Khasanah

Adab Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Potret ilustrasi An-Nu'man bin Muqarrin sebagai panglima Muslim yang gagah dan pemberani.

Khasanah

An-Nu’man bin Muqarrin: Panglima Gagah Pembela Islam
Masjid Mir Mahmood Shah di Hyderabad, masjid terkecil di dunia

Khasanah

Masjid Mir Mahmood Shah, Masjid Terkecil di India