Iran Tangkap 3.000 Demonstran, AS Siagakan Kapal Induk

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Iran mengikuti aksi protes antipemerintah di salah satu kota besar, di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Warga Iran mengikuti aksi protes antipemerintah di salah satu kota besar, di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Jakarta, iNBrita.comOtoritas Iran menangkap sekitar 3.000 orang yang mereka sebut berafiliasi dengan kelompok teroris dan terlibat dalam aksi protes. Media Iran menyampaikan informasi ini, seperti dikutip Al Arabiya, Jumat (16/1/2026).

Protes Terbesar Sepanjang Sejarah Republik Islam

Iran mengalami gelombang protes antipemerintah besar-besaran dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah pakar dan saksi mata menilai demonstrasi ini telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sepanjang 47 tahun sejarah Republik Islam Iran. Kerusuhan yang menyertai unjuk rasa tersebut menewaskan ribuan orang.

Trump Ancam Serangan dan Janjikan Dukungan

Di tengah aksi massa yang meluas di berbagai kota, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan “menyerang dengan sangat keras ke titik terlemah” jika otoritas Iran menindak para demonstran. Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat siap membantu para pengunjuk rasa.

Baca Juga :  Tiga Gol Cepat Atletico Hancurkan Debut Antonin Kinsky

Iran Balas Ancaman Amerika Serikat

Menanggapi pernyataan Trump, pemerintah Iran bersumpah akan menyerang sekutu dan kepentingan Amerika Serikat di kawasan. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa “musuh-musuh Iran” memanipulasi demonstrasi tersebut.

AS Siapkan Opsi Militer

Hingga Rabu (14/1), Amerika Serikat mengancam akan mengambil tindakan militer jika Iran melaksanakan hukuman mati terhadap para tahanan kasus protes. Pada Kamis (15/1), Duta Besar AS untuk PBB menegaskan bahwa semua opsi masih “di atas meja.”

Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah

Sementara itu, kapal induk USS Abraham Lincoln beserta sejumlah kapal perang pengawal bergerak menuju Timur Tengah dari Laut China Selatan.

Pesawat Tempur dan Rudal Pencegat Dikerahkan

Mengutip Al Arabiya, Jumat (16/1/2026), New York Times melaporkan—berdasarkan keterangan dua pejabat AS anonim—bahwa kapal induk tersebut diperkirakan tiba di kawasan Timur Tengah dalam waktu sekitar satu minggu.

Baca Juga :  Playoff Benfica Mempertemukan Benfica dan Real Madrid

Para pejabat itu juga menyebutkan bahwa Amerika Serikat akan segera mengerahkan sejumlah pesawat tempur. Armada ini kemungkinan mencakup jet tempur, pesawat serang, serta pesawat pengisian bahan bakar di udara.

Selain itu, Pentagon mengirimkan peralatan pertahanan udara, termasuk rudal pencegat, untuk melindungi pangkalan militer AS di Timur Tengah dan Teluk. Pentagon memprioritaskan perlindungan pangkalan udara Al-Udaid di Qatar.

AS Ingin Tekan Iran dan Perluas Opsi Serangan

Dua pejabat AS menyatakan bahwa peningkatan kekuatan militer ini bertujuan untuk mencegah Iran melakukan kekerasan lebih lanjut terhadap para demonstran. Langkah tersebut juga memberi Donald Trump lebih banyak opsi dalam merencanakan kemungkinan serangan terhadap Iran.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban
Tambang Emas Angola Runtuh, 28 Penambang Tewas
Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Lolos Liga Eropa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 01:00 WIB

NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban

Berita Terbaru

Proses pengiriman barang dari pemasok ke perusahaan dalam sistem supply chain.( Foto : Pengadaian.co.id)

Pendidikan

Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis

Senin, 1 Jun 2026 - 19:00 WIB

Rumor iPhone Ultra, iPhone lipat pertama.(iphonesoft)

Teknologi

iPhone Ultra Lipat Punya Fitur Super Mewah

Senin, 1 Jun 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi Emas. (Pexels.com/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Peluang Investasi Menguat

Senin, 1 Jun 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi phishing. ( Foto Pexels)

Nasional

OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank

Senin, 1 Jun 2026 - 16:00 WIB

   Seorang teknisi listrik memeriksa dan melakukan pengecekan pada meteran listrik untuk memastikan instalasi berjalan dengan aman.                                           
(Foto : Dok. PT PLN)

Nasional

Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026

Senin, 1 Jun 2026 - 15:00 WIB