Israel Gempur Petrokimia Iran, Hormuz Jadi Pemicu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. kepulan asap di Iran (Foto: AFP)

Ilustrasi. kepulan asap di Iran (Foto: AFP)

Teheran ,iNBrita.com — Israel menggempur kompleks petrokimia utama Iran di Assaluyeh, wilayah pesisir Teluk Persia, pada Senin (6/4/2026). Serangan itu memicu sejumlah ledakan di beberapa titik, sementara otoritas Iran menyebut dampaknya relatif terbatas.

Perusahaan Petrokimia Nasional Iran kini menilai tingkat kerusakan akibat serangan tersebut. Serangan Israel juga menghantam fasilitas lain di dekat Shiraz.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan kompleks itu menyumbang sekitar 50 persen produksi petrokimia Iran dengan nilai puluhan miliar dolar.

Baca Juga :  Arab Saudi Peringatkan Iran Usai Serangan Drone dan Rudal

Kepala International Atomic Energy Agency, Rafael Grossi, memperingatkan risiko besar jika serangan meluas ke wilayah dekat fasilitas nuklir Bushehr.

Sementara itu, Donald Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz sebelum Rabu (8/4). Ia mengancam akan menyerang infrastruktur penting Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika Iran menolak.

Gedung Putih menyatakan Presiden belum menyetujui proposal gencatan senjata 45 hari yang sempat muncul. Di sisi lain, Iran menolak tekanan tersebut dan menegaskan akan terus berperang sesuai keputusan pimpinan politiknya.

Baca Juga :  Zohran Mamdani Kecam Trump atas Penangkapan Maduro

Penutupan Selat Hormuz mendorong lonjakan harga energi global dan memaksa banyak negara mengambil langkah darurat. Garda Revolusi Iran menegaskan jalur strategis itu tidak akan kembali normal, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel.

Iran juga membalas serangan dengan meluncurkan drone dan rudal ke berbagai wilayah serta memperingatkan akan meningkatkan eskalasi jika ancaman AS benar-benar terjadi.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban
Tambang Emas Angola Runtuh, 28 Penambang Tewas
Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Lolos Liga Eropa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 01:00 WIB

NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis

Berita Terbaru

Ilustrasi Emas. (Pexels.com/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Peluang Investasi Menguat

Senin, 1 Jun 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi phishing. ( Foto Pexels)

Nasional

OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank

Senin, 1 Jun 2026 - 16:00 WIB

   Seorang teknisi listrik memeriksa dan melakukan pengecekan pada meteran listrik untuk memastikan instalasi berjalan dengan aman.                                           
(Foto : Dok. PT PLN)

Nasional

Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026

Senin, 1 Jun 2026 - 15:00 WIB

Foto: United airlines (Travelpulse)

Internasional

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Jun 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (1/6/2026).

SUNGAI PENUH

WaliKota Alfin Tegaskan Pancasila Fondasi Kemajuan Daerah

Senin, 1 Jun 2026 - 13:00 WIB