Israel Serang Lebanon Selatan Usai Evakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap terlihat di Lebanon selatan setelah serangan udara terjadi (Foto: AFP/-).

Asap terlihat di Lebanon selatan setelah serangan udara terjadi (Foto: AFP/-).

Beirut, iNBrita.com — Media Lebanon melaporkan bahwa Israel menyerang wilayah selatan Lebanon setelah Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk tujuh lokasi. Militer Israel menyatakan bahwa mereka melakukan serangan ini sebagai respons terhadap ancaman keamanan.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa pesawat tempur Israel menyerang Kfar Tibnit, salah satu wilayah yang masuk dalam daftar evakuasi. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa dan merusak sejumlah area di sekitarnya.

Otoritas setempat segera mengonfirmasi dampak awal dari serangan itu. Israel menggunakan kondisi tersebut sebagai dasar untuk melanjutkan operasi militernya.

Baca Juga :  Emil Audero Raih Penghargaan, Bangga Jadi WNI

Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April, Israel terus melancarkan serangan di Lebanon selatan. Selain itu, pasukan Israel beroperasi di wilayah yang mereka sebut “garis kuning” dekat perbatasan. Israel juga membatasi pergerakan warga Lebanon di area tersebut dengan alasan keamanan.

Sebelum serangan terbaru, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi untuk tujuh desa di Lebanon selatan. Israel menegaskan bahwa langkah itu bertujuan untuk mencegah eskalasi konflik di perbatasan.

Baca Juga :  Ekspor Burung Hias Indonesia Terganggu Konflik Iran AS

Juru bicara militer Israel berbahasa Arab, Kolonel Avichay Adraee, menyampaikan melalui platform X bahwa Israel bertindak karena Hizbullah melanggar gencatan senjata. Ia menyebutkan tujuh desa di utara Sungai Litani yang masuk dalam peringatan evakuasi. Israel juga meminta warga sipil segera meninggalkan wilayah tersebut demi keselamatan mereka.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Berita Terbaru

Ishak (76) berjuang melawan stroke di tengah keterbatasan hidup. (Istimewa)

KERINCI

Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Ekonomi

Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Kuasai Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:00 WIB

Masyarakat Luhah Rio Jayo mengikuti latihan pencak silat dan tari Yo-Yo sebagai persiapan Kenduri Sko yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Sungai Penuh.(Foto : Sekretariat Luhah Rio Jayo)

SUNGAI PENUH

Latihan Pencak Silat Rio Jayo Sambut Kenduri Sko

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB