Jakarta, iNBrita.com – Meski kopi dikenal menyehatkan, beberapa jenisnya justru berbahaya karena kandungan gula dan lemak tinggi.
Kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, dari espresso hingga latte manis. Namun, tidak semua kopi baik untuk tubuh. Beberapa varian modern bahkan lebih mirip dessert daripada minuman sehat.
Ahli gizi Kelly Gray dari Coffee Friend mengungkap, minuman seperti Matcha Latte dan Mocha termasuk yang paling tidak sehat karena kandungan gula dan lemaknya melebihi batas aman harian.
1. Kopi Favorit yang Paling Tidak Sehat
Menurut Gray, Pumpkin Spice Latte menjadi kopi paling tidak sehat. Satu gelasnya bisa mencapai 390 kalori karena campuran gula, sirup, dan lemak tinggi.
Disusul oleh Mocha, yang mengandung 200–250 kalori per gelas akibat tambahan cokelat dan susu manis.
Padahal, Asosiasi Jantung Amerika menganjurkan konsumsi lemak jenuh maksimal 13 gram dan gula 25 gram per hari.
Sayangnya, banyak kopi kekinian melampaui batas itu hanya dalam satu sajian.
2. Matcha dan Chai Latte Juga Penuh Gula dan Lemak
Tidak hanya Pumpkin Spice Latte dan Mocha, minuman seperti Matcha Latte dan Chai Latte juga tinggi gula dan kalori.
Gray menjelaskan, tambahan sirup karamel atau hazelnut bisa membuat kadar gula melonjak tajam.
Segelas Matcha Latte mengandung sekitar 190–220 kalori, sedangkan varian latte lain juga tinggi kalori karena susu manis dan sirup perasa.
Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan gula darah.
3. Americano dan Espresso, Pilihan Paling Sehat
Kopi hitam tanpa gula seperti Americano dan Espresso menjadi pilihan paling sehat.
Kandungan kalorinya sangat rendah, hanya 5–15 kalori per cangkir, tanpa lemak tambahan.
Gray menyarankan konsumsi 2–5 cangkir kopi hitam per hari, asal tanpa gula atau krim.
Jika ingin rasa lembut, tambahkan sedikit susu skim atau susu nabati tanpa pemanis.
Namun, batasi kafein agar tidak memicu cemas, susah tidur, atau jantung berdebar.
4. Manfaat Kopi Jika Diminum dengan Bijak
Penelitian Johns Hopkins School of Medicine menunjukkan kopi bermanfaat jika diminum dengan wajar.
Antioksidan dalam kopi dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan Alzheimer.
Kopi juga membantu memperbaiki metabolisme gula darah dan melindungi fungsi hati.
Pedoman Diet Amerika menyarankan konsumsi 3–5 cangkir per hari atau maksimal 400 mg kafein.
Namun, batas ini bisa berbeda untuk ibu hamil atau menyusui.
Setiap orang punya toleransi kafein berbeda, jadi cukup satu cangkir pun sudah memberi manfaat.
Kuncinya tetap satu: minum kopi dengan seimbang dan tanpa berlebihan.
(VVR)














