Jumlah Penduduk Indonesia 2025 Capai 287,6 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan data jumlah penduduk Indonesia 2025 dalam Rakornas Kemensos dan BPS di Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan data jumlah penduduk Indonesia 2025 dalam Rakornas Kemensos dan BPS di Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada September 2025 mencapai 287,6 juta jiwa. Data tersebut berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) versi 3, yang BPS kembangkan bersama Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan laporan itu dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kemensos dan BPS di Jakarta Selatan pada Kamis (13/11/2025). Ia menyebut bahwa data DTSEN versi terbaru ini mencakup 94,5 juta keluarga atau nomor kartu keluarga (KK) tunggal di seluruh Indonesia.

“Berdasarkan DTSEN versi 3 per September 2025, jumlah individu yang tercatat mencapai 287,6 juta jiwa. Angka ini sudah sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan data kependudukan capil dan keluarga tunggal,” ujar Amalia.

DTSEN Terintegrasi dengan Data Dukcapil Kemendagri

Amalia menjelaskan bahwa DTSEN kini telah mencakup seluruh penduduk Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KK tunggal. BPS telah merekonsiliasi data ini dengan data Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri untuk memastikan keakuratan.

“Jumlah penduduk dalam DTSEN sama dengan data penduduk capil. Kami telah melakukan rekonstruksi data bersama Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Proses Pemutakhiran Data Penduduk Indonesia 2025

BPS memperbarui DTSEN versi 3 melalui validasi data Dukcapil, pengecekan lapangan (ground check), dan penambahan data dari berbagai instansi pemerintah.

“Kami terus melakukan pemutakhiran data. Proses ini juga dibantu oleh petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos,” kata Amalia.

Ia menegaskan bahwa BPS berkomitmen untuk terus memperbarui data agar pemerintah dapat mengambil kebijakan berbasis data yang akurat.

“Kami percaya, di balik kebijakan yang tepat selalu ada data yang akurat,” tambahnya.

Kemendagri Umumkan Jumlah Penduduk Dua Kali Setahun

Amalia juga menjelaskan bahwa Kemendagri memiliki jadwal tetap untuk mengumumkan jumlah penduduk Indonesia dua kali dalam setahun. Sebelum pengumuman resmi, BPS dan Kemendagri akan melakukan rekonsiliasi hasil DTSEN dengan data Dukcapil.

“Kemendagri memiliki timeline tetap, dua kali setahun untuk mengumumkan jumlah penduduk. Pada bulan Desember, kami akan kembali melakukan koordinasi dan rekonsiliasi dengan Dukcapil,” jelasnya.

Amalia menambahkan bahwa hasil pendataan terbaru akan diumumkan pada Desember 2025, bersamaan dengan rilis DTSEN triwulan IV.

Baca Juga :  BKN Kembangkan Alat Baru untuk Ukur Kinerja ASN

Jumlah Penduduk Indonesia Naik dari Pertengahan ke Akhir Tahun 2025

Menurut laman resmi BPS, jumlah penduduk Indonesia pada pertengahan tahun 2025 (Juni) tercatat 284,44 juta jiwa. Jumlah tersebut meningkat menjadi 287,6 juta jiwa pada September 2025, menunjukkan adanya kenaikan populasi menjelang akhir tahun.

Baca Juga :  Damkar Gunakan Robot Tangani Kebakaran Pabrik Cengkareng

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Bunga daisy mekar dengan kelopak putih dan pusat kuning cerah. ( Foto Pexels)

Pendidikan

Arti Bunga Daisy Cantik Simbol Kesetiaan dan Cinta

Sabtu, 13 Jun 2026 - 00:00 WIB

Ishak (76) berjuang melawan stroke di tengah keterbatasan hidup. (Istimewa)

KERINCI

Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Ekonomi

Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Kuasai Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:00 WIB