Kasus Deepfake Melonjak, Remaja Dominasi Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi kejahatan seks online. (Pexels)

Foto: Ilustrasi kejahatan seks online. (Pexels)

Jakarta, iNBrita.com – Kepolisian Korea Selatan mengumumkan hasil operasi besar terkait kejahatan seks siber. Dalam periode November 2024 hingga Oktober 2025, polisi menangkap 3.557 tersangka. Dari jumlah itu, 221 orang langsung masuk tahanan.

Operasi ini muncul setelah polisi menemukan ruang obrolan Telegram pada Agustus 2024. Di sana, para anggota membagikan gambar seksual yang dibuat dengan teknologi deepfake. Konten tersebut tampak nyata, tetapi sebenarnya palsu.

Dari 4.413 laporan, polisi mengidentifikasi 3.411 kasus sebagai kejahatan seks siber. Kejahatan deepfake menempati posisi tertinggi, yaitu 1.553 kasus atau 35,2 persen.

Baca Juga :  SAPA UMKM: Fitur Aktif dan Cara Daftar Mudah

Polisi juga mencatat 1.513 kasus eksploitasi seksual anak dan 857 kasus penyebaran konten ilegal hasil perekaman diam-diam. Jika konten deepfake melibatkan anak, kasus tersebut masuk dua kategori sekaligus.

Data menunjukkan 47,6 persen pelaku masih berusia remaja. Pelaku berusia 20-an menyusul dengan angka 33,2 persen. Usia 30-an dan 40-an mencatat angka 12,7 persen dan 4,6 persen.

Pada kasus deepfake, jumlah pelaku remaja melonjak menjadi 61,8 persen atau 895 orang. Polisi menilai remaja lebih cepat menguasai teknologi, sehingga mereka mudah mengakses alat berbasis AI.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 4 Maret 2026 Hadiah Menarik

Jumlah tersangka pada periode ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Pada periode sebelumnya, polisi mencatat 2.406 tersangka. Kemajuan teknologi AI dan revisi undang-undang menjadi faktor pendorong peningkatan ini.

KNPA menargetkan operasi ini berlangsung sampai Oktober 2026. Polisi akan fokus pada kejahatan yang memakai teknologi AI dan alat generatif. Mereka juga bekerja sama dengan Telegram dan Komisi Standar Komunikasi Korea untuk memblokir konten eksplisit.

Untuk menekan keterlibatan remaja, polisi menggandeng Kementerian Pendidikan. Mereka akan memasukkan materi pencegahan kejahatan deepfake ke sekolah serta memperluas kampanye kesadaran digital.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Berita Terbaru

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya Pilih Terbaik

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi Imam Al Ghazali. Foto: Ilustrasi: Fauzan Kamil

Khasanah

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Jumat, 5 Jun 2026 - 04:00 WIB

Foto ilustrasi: Thinkstock

Kesehatan

Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki

Jumat, 5 Jun 2026 - 03:00 WIB

KODE REDEEM – Ilustrasi Free Fire (6/8/2025). Berikut kode redeem FF lainnya yang bisa diklaim.

Game

Kode Redeem FF 5 Juni 2026 Bundle Premium Gratis

Jumat, 5 Jun 2026 - 02:00 WIB