Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp 6,6 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kejaksaan Agung menata gunungan uang sitaan senilai Rp 6,6 triliun di lobi Gedung Jampidsus, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

Petugas Kejaksaan Agung menata gunungan uang sitaan senilai Rp 6,6 triliun di lobi Gedung Jampidsus, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap proses penataan uang sitaan senilai Rp 6,6 triliun sebelum menyerahkannya kepada negara. Petugas menata uang tersebut sejak pagi hari hingga memenuhi lobi Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan ini, Kejaksaan Agung, khususnya jajaran Jampidsus, memimpin langsung proses penataan dengan pengawasan dari pihak perbankan dan petugas keamanan internal. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang, menyampaikan penjelasan proses tersebut kepada awak media.

Kejaksaan Agung menampilkan uang hasil rampasan negara dari perkara tindak pidana korupsi serta hasil penagihan denda administratif atas penyalahgunaan kawasan hutan. Total dana yang Kejagung serahkan kepada negara mencapai Rp 6.625.294.190.469,74.

Petugas memulai proses penataan uang sejak pukul 06.00 WIB, Rabu (24/12/2025). Pada hari yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi menyerahkan dana tersebut kepada negara.

Kejagung menggelar kegiatan penataan dan penyerahan uang di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk menyaksikan acara tersebut.

Menurut Anang, Kejagung menampilkan dan menyerahkan uang sitaan itu sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik atas penegakan hukum dan upaya pemulihan kerugian negara. Kejagung juga menegaskan bahwa seluruh dana tersebut merupakan hasil sitaan sah dan bukan berasal dari pinjaman bank.

Kejagung menjalankan seluruh proses dengan pengamanan ketat. Petugas keamanan dan perwakilan bank mengawasi langsung penataan uang yang diangkut dengan empat hingga lima truk. Setelah itu, Kejagung menyimpan dana tersebut di rekening resmi sebelum menyetorkannya ke kas negara melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmen Kejagung untuk menindak tegas penyalahgunaan kawasan hutan. Ia menilai hutan sebagai aset nasional yang harus dikelola untuk kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas nasional, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.

(VVR)*

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting
Mutasi Mendadak! Nanang Haryono Kini Jabat Dirpolairud Jambi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB