Madrid , iNBrita.com – Real Madrid mengejutkan penggemarnya ketika klub memutuskan berpisah dengan pelatih Xabi Alonso. Keputusan ini muncul kurang dari setahun setelah ia ditunjuk menangani tim utama. Klub mengumumkan kabar tersebut pada Senin (11/1) malam waktu Spanyol, atau Selasa dini hari WIB, menyusul kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Menurut pernyataan resmi, Madrid dan Alonso sepakat mengakhiri kerja sama mereka. “Setelah diskusi mendalam, kami memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama,” tulis klub.
Selain itu, Madrid menekankan rasa hormat dan penghargaan kepada Alonso. Klub menambahkan, “Xabi Alonso selalu mewakili nilai-nilai klub dan akan tetap menjadi bagian dari keluarga Real Madrid.” Mereka juga berterima kasih kepada staf pelatihnya atas dedikasi dan berharap mereka sukses di perjalanan berikutnya.
Kekalahan dari Barcelona memperkuat posisi Blaugrana di LaLiga, yang kini memimpin klasemen dengan selisih empat poin dari Madrid. Dengan hasil itu, tekanan terhadap Los Blancos meningkat, sehingga klub harus segera mencari pelatih baru yang mampu mengembalikan tim ke jalur kemenangan.
Alonso sendiri baru menangani Madrid sejak musim panas lalu. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, ia memimpin 34 pertandingan di semua kompetisi. Ia meraih 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Selain itu, ia menerapkan gaya permainan yang menekankan penguasaan bola dan disiplin taktikal.
Kini, Alonso menatap babak baru dalam karier kepelatihannya. Meskipun singkat, pengalaman di Real Madrid memberi pelajaran berharga. Sementara itu, Madrid harus bergerak cepat. Dengan strategi yang matang dan manajemen cermat, Los Blancos berharap kembali bersaing memperebutkan gelar musim ini.
(vvr)









