Pedagang Cilok 85 Tahun Berjuang Menuju Tanah Suci

Pedagang Cilok 85 Tahun Berjuang Menuju Tanah Suci

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pedagang cilok lansia ( foto chat gpt)

Ilustrasi: Pedagang cilok lansia ( foto chat gpt)

Hidup Sederhana Pedagang Cilok Tua

Jakarta, iNBrita.com — Mislicha Kasib (85), seorang pedagang cilok asal Bugul Kidul, Pasuruan, Jawa Timur, menjadi sorotan karena kisah hidupnya yang penuh ketekunan dan kerja keras. Di usianya yang sudah lanjut, ia justru tengah bersiap menjadi calon jemaah haji 1447 H/2026 setelah menunggu selama bertahun-tahun.

Setiap hari, Mislicha menjalani rutinitas yang tidak ringan. Ia bangun sangat dini, sekitar pukul 02.00 WIB, untuk memulai aktivitas di dapur.  Setelah seluruh persiapan selesai, ia kemudian berangkat ke lokasi berjualan di depan SMP 5 Jalan Trunojoyo dan mulai berjualan sekitar pukul 08.00 WIB.

Tetap Mandiri di Usia Lanjut

Meski sudah berusia 85 tahun, Mislicha tetap berusaha mandiri. Ia masih mendorong gerobaknya sendiri sejauh sekitar satu kilometer dari rumah menuju tempat berjualan. Aktivitas itu ia lakukan setiap hari tanpa bantuan orang lain. Saat lelah, ia hanya mengandalkan jamu tradisional untuk memulihkan tenaga.

Baca Juga :  Hukum Ucapan Selamat Tahun Baru Menurut Islam

Dari hasil berdagang, penghasilan Mislicha tidak besar, hanya sekitar Rp50 ribu per hari saat dagangan ramai. Namun demikian, ia konsisten menyisihkan sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu setiap hari untuk tabungan haji. Selain itu, ia juga menambahnya dari uang arisan yang ia ikuti secara rutin.

Perjalanan hidupnya tidak mudah. Titik terberat terjadi saat suaminya meninggal dunia 12 tahun lalu. Sejak itu, ia membesarkan delapan anak seorang diri hanya dari hasil berjualan cilok. Meski penuh keterbatasan, ia tetap bertahan dan tidak menyerah.

Baca Juga :  Tiga Malam Istimewa Rajab Waktu Mustajab Berdoa Umat

Penantian Panjang Menuju Tanah Suci

Upayanya akhirnya telah  membuahkan hasil. Pada 2017, Mislicha mendaftar haji dan setelah menunggu sembilan tahun, ia kini masuk Kloter 10 Embarkasi Surabaya untuk berangkat ke Tanah Suci.

Menjelang keberangkatan, ia hanya membawa doa sederhana untuk kesehatan diri dan keluarga. Ia pun didampingi putri bungsunya, Mariatul Qibtiyah (35), yang ikut berjualan cilok agar bisa menabung sekaligus menemani sang ibu ke Tanah Suci.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum Menuduh Zina Tanpa Bukti Menurut Islam
Doa Minta Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya
Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW
Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud
Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya
Rahasia Karpet Masjid Nabawi Tetap Bersih dan Nyaman
Hukum Mengambil Tempat Duduk Orang Lain Menurut Islam
Rahasia Air Telaga Rasulullah SAW yang Sangat Istimewa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:00 WIB

Doa Minta Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:00 WIB

Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:00 WIB

Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud

Senin, 15 Juni 2026 - 04:00 WIB

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:00 WIB

Rahasia Karpet Masjid Nabawi Tetap Bersih dan Nyaman

Berita Terbaru

Bongkahan amber seberat 3,5 kilogram ini tercatat sebagai potongan rumanit terbesar yang pernah ditemukan. (Dok. Museum Kabupaten Buzău)

Teknologi

Batu Ganjalan Pintu Ini Ternyata Bernilai Rp20 Miliar

Senin, 22 Jun 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi rumah. (Foto: Pexels)

Ekonomi

Gaji Rp14 Juta Bisa Ajukan Rumah Subsidi

Senin, 22 Jun 2026 - 08:00 WIB

Spanyol menang telak atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Claudia Greco)

Internasional

Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi kanker tiroid dan gejalanya pada leher.(Dok. Mayapada Hospital)

Kesehatan

Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi

Senin, 22 Jun 2026 - 06:00 WIB

Bupati Monadi menghadiri Kenduri Sko Belui 2026 dan mengajak masyarakat menjaga adat serta melestarikan budaya Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

KERINCI

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.

Senin, 22 Jun 2026 - 05:00 WIB