Home / Kesehatan

Selasa, 11 April 2023 - 18:06 WIB

Pelayanan Kesehatan Apotik Sultan Kota Sungai Penuh Bobrok

Sungai Penuh,Inbrita.com –  Ibu Annisa wanita usia 54 tahun hari ini dengan  penuh harapan agar bisa sembuh dari sakitnya menuju ketempat praktek salah satu  Dokter  penyakit dalam di Kota Sungai Penuh,yaitu Apotek Sultan yang beralamat di jln Muradi Kota Sungai Penuh.

Sesampai di tempat Praktek sekitar pukul 14.00 Wib.Disana Ibu Annisa disambut oleh perawat jaga,dan ditanya Ibu Annisa mau berobat kemana, tujuan kedokter mana.

” Saya mau berobat kedokter Penyakit dalam R,kira-kira buka praktek jam berapa ya…” Ujar Ibuk Annisa.(11/4)

Salah seorang perawat mengatakan ,Dokter buka praktek pukul 15.00 nanti ujar sang perawat.Tapi bagi pasien yang yang datang awal akan menjadi pasien pertama, meskipun sudah ada yang daftar.

Baca juga :   Paskibra Kabupaten Kerinci Sukses Mengibarkan Bendera Merah Putih

Mengingat rasa sakit naik motor karena bolak balik jika harus pulang kerumah,Ibu Annisa menunggu dari jam 14.00 – 15.00 Wib.Dan Dokter R datang pada pukul 17.00,Padahal dalam kurun waktu yang begitu panjang ibu Annisa harus menahan sakit karena duduk lama,pusing.

Tetapi apa yang terjadi ketika Dokter R datang,yang di panggil malahan pasien lain yang baru datang,ibu Annisa langsung menanyakan ke perawat,kenapa pasien yang baru datang di panggil duluan.

Dengan seenak nya perawat tersebut mengatakan  bahwa pasien tersebut yang  duluan untuk didaftarkan.seolah amnesia dengan perjanjian awal

Ibuk Annisa bingung,saya yang menunggu sudah lama tidak di panggil, sementara yang baru datang di panggil.

Baca juga :   DPRD Kabupaten Muaro Jambi Menggelar Rapat Paripurna Dengan Mendengarkan Laporan Pansus

” Ini ada apa, pelayanan seperti apa di tempat praktek Sultan ini,seenak saja mendahukan pasien lain,apa karena keluarga nya,atau gimana”,,ujar Ibuk Annisa sedih.

Ibu Annisa merasa kecewa ,begitu buruk nya pelayanan kesehatan di tempat praktek Sultan Kota Sungai penuh.Dimana perawat berlaku seenaknya.

Dengan kecewa Ibu Annisa tidak jadi berobat, Lantaran perawat tetap tidak memenuhi janjinya yang pertama datang dialah yang duluan mendapat perawatan.Ibu Annisa mengatakan,tidak mudah untuk seorang perempuan yang sakit duduk berjam-jam karena ingin cepat bisa berobat.Tapi kenyataannya pelayanan buruk tetap buruk,karena didukung  perawat yang bermental buruk , nepotisme, ungkap Ibu Annisa (VR)

 

Berita ini 492 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Hadiri Rakerkesnas 2024, Kadiskes Kerinci Komitmen Terus Lakukan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Covid-19

33 Orang Warga Desa Pungut Mudik Dinyatakan Positif Covid-19

Daerah

Walikota Ahmadi Zubir Apresiasi Diselenggaranya Kompetisi Bola Basket

Covid-19

Ini Kata Kadis Kesehatan Kerinci Terkait 16 Orang Positif Antigen

Covid-19

IPTU Jeki Noviardi,SH,MH, Target Vaksinasi Tercapai 70%

Dinamika

Walikota Ahmadi Zubir Komitmen Tuntaskan Titik Banjir .

Adventorial

Berada di Zona Orange, Satgas Covid -19 Minta Warga Disiplin Terapkan Prokes

Daerah

Petani Keluhkan Tumpukan Barang Rongsokan