Pelayanan Kesehatan Apotik Sultan Kota Sungai Penuh Bobrok

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 April 2023 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh,Inbrita.com –  Ibu Annisa wanita usia 54 tahun hari ini dengan  penuh harapan agar bisa sembuh dari sakitnya menuju ketempat praktek salah satu  Dokter  penyakit dalam di Kota Sungai Penuh,yaitu Apotek Sultan yang beralamat di jln Muradi Kota Sungai Penuh.

Sesampai di tempat Praktek sekitar pukul 14.00 Wib.Disana Ibu Annisa disambut oleh perawat jaga,dan ditanya Ibu Annisa mau berobat kemana, tujuan kedokter mana.

” Saya mau berobat kedokter Penyakit dalam R,kira-kira buka praktek jam berapa ya…” Ujar Ibuk Annisa.(11/4)

Salah seorang perawat mengatakan ,Dokter buka praktek pukul 15.00 nanti ujar sang perawat.Tapi bagi pasien yang yang datang awal akan menjadi pasien pertama, meskipun sudah ada yang daftar.

Mengingat rasa sakit naik motor karena bolak balik jika harus pulang kerumah,Ibu Annisa menunggu dari jam 14.00 – 15.00 Wib.Dan Dokter R datang pada pukul 17.00,Padahal dalam kurun waktu yang begitu panjang ibu Annisa harus menahan sakit karena duduk lama,pusing.

Tetapi apa yang terjadi ketika Dokter R datang,yang di panggil malahan pasien lain yang baru datang,ibu Annisa langsung menanyakan ke perawat,kenapa pasien yang baru datang di panggil duluan.

Dengan seenak nya perawat tersebut mengatakan  bahwa pasien tersebut yang  duluan untuk didaftarkan.seolah amnesia dengan perjanjian awal

Ibuk Annisa bingung,saya yang menunggu sudah lama tidak di panggil, sementara yang baru datang di panggil.

” Ini ada apa, pelayanan seperti apa di tempat praktek Sultan ini,seenak saja mendahukan pasien lain,apa karena keluarga nya,atau gimana”,,ujar Ibuk Annisa sedih.

Ibu Annisa merasa kecewa ,begitu buruk nya pelayanan kesehatan di tempat praktek Sultan Kota Sungai penuh.Dimana perawat berlaku seenaknya.

Dengan kecewa Ibu Annisa tidak jadi berobat, Lantaran perawat tetap tidak memenuhi janjinya yang pertama datang dialah yang duluan mendapat perawatan.Ibu Annisa mengatakan,tidak mudah untuk seorang perempuan yang sakit duduk berjam-jam karena ingin cepat bisa berobat.Tapi kenyataannya pelayanan buruk tetap buruk,karena didukung  perawat yang bermental buruk , nepotisme, ungkap Ibu Annisa (VR)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asam Urat Tinggi? Coba Konsumsi Buah Ini
Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Berita ini 738 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:00 WIB

Asam Urat Tinggi? Coba Konsumsi Buah Ini

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Berita Terbaru

Ilustrasi BBM subsidi di SPBU Pertamina.(Dok. Pertamina)

Ekonomi

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Senin, 14 Sep 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi clipper sedang mengedit video pendek untuk media sosial.

Teknologi

Peluang Kerja Digital Clipper dengan Penghasilan Menjanjikan

Senin, 14 Sep 2026 - 02:00 WIB

PJJ diperpanjang akibat kabut asap di Kota Jambi.(Foto Ilustrasi Pelajar/Foto: Pradita Utama)

Jambi

Kabut Asap Memburuk, Sekolah Jambi Kembali Daring

Senin, 14 Sep 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi nonton drama Cina sambil kumpulkan koin. ( Foto AI)

Teknologi

Aplikasi Ini Tawarkan Koin dari Menonton Drama Cina

Senin, 14 Sep 2026 - 00:00 WIB

Profesi clipper menawarkan peluang penghasilan dari konten video pendek.(Foto: dok. Getty Images/tawattiw)

Teknologi

Jadi Clipper Bisa Cuan Jutaan dari Video Pendek

Minggu, 13 Sep 2026 - 23:00 WIB