Jakarta , iNBrita.com — Label musik internasional Awakening Music memperkenalkan penyanyi wanita pertamanya, Jaqlyn. Penyanyi dan penulis lagu asal Austria itu memulai debutnya lewat lagu This Is Who I Am, yang menampilkan pesan tentang keberanian menerima diri sendiri dan keyakinan yang kuat.
Jaqlyn lahir di Graz, Austria, dari keluarga campuran. Ayahnya berasal dari Austria, sedangkan ibunya dari Georgia. Sejak kecil, ia mencintai musik dan sering menyanyikan lagu-lagu milik Céline Dion dan Lara Fabian. Dukungan keluarga membuatnya semakin yakin untuk menekuni dunia musik secara serius.
Pada September 2024, Jaqlyn tampil di ajang The Voice of Germany. Ia membawakan lagu Nothing’s Gonna Change My Love for You dan berhasil membuat keempat juri menekan tombol bersamaan. Videonya kemudian viral dan ditonton jutaan kali di YouTube. Penampilan itu mengantarkannya menjadi salah satu penyanyi muda yang menarik perhatian publik Eropa.
Pada awal 2023, Jaqlyn memutuskan memeluk Islam. Ia menyebut keputusan itu sebagai titik balik dalam hidupnya. “Berhijab tidak mengurangi kebebasan saya. Justru membuat saya lebih kuat dan percaya diri,” katanya dengan tegas. Setelah itu, ia mulai menulis lagu yang berisi pesan tentang keimanan dan kekuatan diri.
Kini, Jaqlyn yang berusia 23 tahun menandatangani kontrak dengan Awakening Music, label yang juga menaungi Maher Zain. Ia merilis lagu debutnya This Is Who I Am bersama Maher Zain dan tim Awakening. Lagu tersebut menyampaikan pesan tentang kejujuran, keyakinan, dan semangat untuk menjadi diri sendiri.
Co-founder Awakening Music, Bara Kherigi, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Jaqlyn. “Kami dengan senang hati menyambut Jaqlyn bergabung dengan Awakening. Ia membawa energi baru yang menggabungkan kreativitas dan nilai spiritual,” ujarnya.
Melalui lagu debutnya, Jaqlyn ingin menginspirasi banyak orang agar berani tampil apa adanya. Ia juga ingin menunjukkan bahwa perempuan Muslim dapat berkarya, berprestasi, dan percaya diri di panggung dunia.
(Eni)














