Jakarta ,iNBrita.com — Menakjubkan, Tim penyelam dari Mesir menemukan artefak kuno yang sudah berusia ribuan tahun di dasar laut Teluk Abu Qir, lepas pantai Alexandria, pada 22 Agustus 2025.
Saat melakukan penyelaman , mereka berhasil mengangkat patung, koin, tembikar, dan potongan kapal dagang ke permukaan.
Melansir dari Detiknews, Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathi, menyatakan sebagian artefak sudah dibawa ke pantai, sementara sisanya tetap menjadi warisan bawah laut.
Kota Kuno Canopus Era Ptolemeus
Peneliti menetapkan lokasi penemuan sebagai bagian kota kuno Canopus. Artefak yang terangkat berasal dari era Dinasti Ptolemeus (305–30 SM) dan periode Romawi (hingga 642 M).
Tim berhasil menemukan patung granit Ptolemeus tanpa kepala, bagian bawah patung marmer elit Romawi, serta patung sphinx dengan cartouche Ramses II, Firaun Mesir yang memerintah pada 1279–1213 SM.
Penemuan ini menegaskan bahwa Canopus pernah makmur. Bukti tembikar, waduk penyimpanan air, dan sistem pemeliharaan ikan memperkuat hal tersebut.
Tenggelam Akibat Gempa dan Naiknya Laut
Sejarawan menjelaskan, Canopus tenggelam karena gempa bumi dan naiknya permukaan laut. Peristiwa itu juga menenggelamkan kota pelabuhan Thonis-Heracleion sekitar 1.200 tahun lalu.
Penyelam juga menemukan puing kapal dan jangkar, yang menunjukkan adanya pelabuhan kuno di kawasan tersebut.
Mesir melaksanakan penggalian bawah laut ini untuk pertama kali sejak Konvensi UNESCO 2001 tentang Perlindungan Warisan Budaya Bawah Air.
Ke depan, para ahli akan memamerkan artefak Teluk Abu Qir dalam pameran “Rahasia Kota yang Tenggelam” di Museum Nasional Alexandria. Pameran ini menampilkan 86 benda bersejarah hasil penemuan arkeologi. (***)














