Fenomena Langit Oktober 2025: Supermoon dan Hujan Meteor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena langit Oktober ( NASA)

Fenomena langit Oktober ( NASA)

Jakarta, iNBrita.com – Oktober 2025 menghadirkan berbagai fenomena menarik di langit. Mulai dari Supermoon hingga hujan meteor Draconid dan Orionid, beberapa fenomena ini bisa dinikmati tanpa alat, sementara yang lain butuh teleskop atau teropong.

Agar bisa menikmati pemandangan ini, pastikan langit cerah, bebas awan tebal, dan jauh dari polusi cahaya kota. Berikut daftarnya:

Supermoon (6-7 Oktober)

Bulan purnama atau Harvest Moon akan berada di titik terdekat dengan Bumi, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang. Supermoon tahun ini adalah yang pertama dari empat Supermoon berturut-turut. Bulan akan terlihat 8 persen lebih besar dan 16 persen lebih terang dari biasanya, muncul di timur saat matahari terbenam, dan terbenam di barat menjelang fajar.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke-27 Google: Ini Sejarah, Nama, dan Pemilik

Hujan Meteor Draconid (6-10 Oktober)

Puncaknya diperkirakan malam 8 Oktober. Meteor ini berasal dari debu komet 21P/Giacobini-Zinner. Pada puncaknya, hujan meteor bisa menampilkan ratusan meteor per jam. Namun, cahaya Bulan purnama pada 6-8 Oktober bisa menyulitkan pengamatan.

Baca Juga :  Prabowo Disambut Hangat Trump di KTT Perdamaian Gaza

Hujan Meteor Orionid (2 Oktober – 12 November)

Puncak hujan meteor Orionid jatuh pada malam 21-22 Oktober. Meteor ini berasal dari sisa debu Komet Halley. Di lokasi gelap, pengamat bisa melihat 5-20 meteor per jam.

Elongasi Terbesar Merkurius (29 Oktober)

Merkurius akan berada pada elongasi timur terbesar, posisi paling jauh dari Matahari di langit senja barat. Momen ini disebut sebagai “best evening apparition” atau penampakan senja terbaik untuk belahan Bumi selatan.

(TM)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zohran Mamdani Umumkan Tim Transisi Perempuan New York
Menteri Israel Kecam Wali Kota Muslim New York
Perampokan Cepat Guncang Museum Louvre di Paris
Indonesia dan Pakistan Perkuat Kerja Sama Dagang 2025
Google Investasi Rp 248 Triliun Bangun Pusat AI India
Jaksa Tuntut Hukuman Mati untuk Sheikh Hasina
Elon Musk Ungkap Rahasia Daya Ingat Kuat
Krisdayanti Wakili Indonesia dalam Kejuaraan Wushu Internasional
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 November 2025 - 07:00 WIB

Zohran Mamdani Umumkan Tim Transisi Perempuan New York

Rabu, 5 November 2025 - 18:00 WIB

Menteri Israel Kecam Wali Kota Muslim New York

Senin, 20 Oktober 2025 - 06:03 WIB

Perampokan Cepat Guncang Museum Louvre di Paris

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:30 WIB

Indonesia dan Pakistan Perkuat Kerja Sama Dagang 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:21 WIB

Google Investasi Rp 248 Triliun Bangun Pusat AI India

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB