Jakart , iNBrita.com – Perampok membobol sebuah cabang Bank Sparkasse di Gelsenkirchen, Jerman barat, saat libur Natal 2025. Aksi ini menyebabkan kerugian besar yang diperkirakan mencapai 10 hingga 90 juta euro atau setara Rp 196 miliar hingga Rp 1,76 triliun.
Al Jazeera melaporkan pada Kamis (8/1/2026), para pelaku memanfaatkan kondisi kota yang sepi selama masa libur Natal. Sejak 24 Desember 2025, sebagian besar toko dan bank di Jerman tutup, sehingga aktivitas mencurigakan tidak terpantau.
Para perampok mengebor dinding beton tebal untuk menembus ruang brankas. Alarm kebakaran berbunyi pada dini hari 29 Desember 2025 dan menarik perhatian aparat. Polisi kemudian menemukan lubang besar bekas pengeboran di area bank.
Kasus ini memicu kemarahan nasabah. Sekitar 2.700 nasabah mengalami dampak langsung dari pencurian tersebut. Pada Selasa, 30 Desember 2025, puluhan orang mendatangi kantor bank dan menuntut penjelasan. Mereka meneriakkan protes agar pihak bank membuka akses.
“Saya tidak bisa tidur semalaman karena tidak mendapat informasi apa pun,” kata seorang nasabah. Ia mengaku telah menyimpan tabungan masa tuanya di brankas itu selama 25 tahun.
Nasabah lain menyatakan bahwa ia menyimpan uang tunai dan perhiasan keluarga di dalam brankas tersebut.
Hingga kini, manajemen Bank Sparkasse belum memberikan pernyataan resmi. Polisi menyebut saksi melihat beberapa pria membawa tas besar di tangga garasi parkir dekat bank pada malam 27 Desember 2025.
Saksi lain melaporkan sebuah Audi RS 6 hitam keluar dari garasi pada 29 Desember 2025. Seorang pria bertopeng mengendarai mobil tersebut. Polisi memastikan pelaku menggunakan pelat nomor mobil curian dari Hanover, yang berjarak lebih dari 200 kilometer dari Gelsenkirchen.
Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan total kerugian.
(vvr)














