Jakarta, iNBrita.com — PT Pindad (Persero) memastikan tidak terlibat dalam proyek motor listrik nasional. Perusahaan pelat merah tersebut menegaskan bahwa mereka saat ini memfokuskan diri pada pengembangan dan produksi mobil nasional (mobnas), sementara pemerintah akan menunjuk entitas lain untuk menggarap proyek motor listrik.
Direktur Utama PT Pindad (Persero) sekaligus Direktur Utama Danantara Development Management Fund, Sigit Puji Santoso, menyatakan bahwa pemerintah telah memberikan penugasan berbeda kepada Pindad.
“Pindad fokus pada mobil. Untuk motor listrik, pemerintah akan memberikan penugasan kepada pihak lain,” ujar Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7).
Meski tidak menangani proyek tersebut, Sigit mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera meluncurkan motor listrik nasional. Namun, ia tidak memaparkan detail lebih lanjut karena Presiden akan menyampaikan langsung informasi tersebut kepada publik.
Sigit juga menegaskan bahwa motor listrik nasional tidak akan menggunakan merek yang sudah ada di pasaran. Para insinyur Indonesia akan mengembangkan merek dan desain baru untuk kendaraan tersebut.
“Motor listrik itu akan menggunakan merek baru. Insinyur Indonesia akan merancang desain dan produksinya,” jelasnya.
Ia kembali menekankan bahwa Pindad tidak bertanggung jawab atas produksi motor listrik nasional. Pemerintah akan mengumumkan perusahaan yang mendapat penugasan tersebut saat peluncuran resmi.
“Presiden akan mengumumkannya langsung pada tanggal 13,” tambah Sigit.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat industri otomotif dalam negeri sekaligus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Presiden berharap masyarakat luas, termasuk para petani, dapat memanfaatkan motor listrik nasional sebagai sarana transportasi yang lebih efisien dan terjangkau.
(VVR*)









