Prabowo Sepakati Perjanjian Keamanan Baru dengan Australia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berfoto bersama di atas kapal perang HMAS Canberra, Sydney, Rabu (12/11/2025).

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berfoto bersama di atas kapal perang HMAS Canberra, Sydney, Rabu (12/11/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Presiden Prabowo Subianto telah menyelesaikan kunjungan bilateralnya di Sydney, Australia, dan kembali ke Tanah Air.

Menurut keterangan Biro Sekretariat Presiden pada Rabu (12/11/2025), pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Prabowo dan rombongan lepas landas dari Bandar Udara Sydney Kingsford Smith menuju Jakarta sekitar pukul 21.45 waktu setempat.

Di bawah tangga pesawat, Menteri Usaha Kecil Australia Anne Aly, Honourary Aide-de-Camp Brigadier Phil Bridie, Kepala Protokol Persemakmuran Arthur Spyrou, Deputy Secretary International and Security Kendra Morony, Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, dan Deputi Kepala Protokol New South Wales Karina Cameron mengantar keberangkatan Prabowo.

Dari pihak Indonesia, Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono dan Atase Pertahanan RI di Canberra Laksamana TNI Yusliandi Ginting juga melepas keberangkatan Kepala Negara.

Prabowo melaksanakan kunjungan kenegaraan satu hari di Sydney. Ia memulai agenda dengan pertemuan empat mata bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Kirribilli House.

Setelah itu, Prabowo bertemu Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn di Admiralty House, yang berlokasi dekat dengan kediaman PM Albanese. Di sana, pemerintah Australia menyambut Prabowo dengan upacara kenegaraan, kemudian keduanya mengadakan pertemuan bilateral.

Selanjutnya, Prabowo meninjau kapal perang terbesar Angkatan Laut Australia, HMAS Canberra, di Garden Island Naval Base. Ia berkeliling kapal untuk mengetahui kemampuan kapal tersebut dalam operasi amfibi, logistik, dan misi kemanusiaan.

Dalam konferensi pers di atas kapal HMAS Canberra, PM Albanese dan Prabowo mengumumkan kesepakatan untuk membuat perjanjian baru di bidang keamanan kedua negara. Perjanjian itu akan ditandatangani awal tahun depan di Indonesia.

“Hari ini saya berdiri di samping sahabat saya, Presiden Indonesia Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan pengumuman bersejarah. Pemerintah Australia dan Indonesia telah menyelesaikan negosiasi substansial mengenai perjanjian bilateral baru tentang keamanan bersama,” kata Albanese dalam konferensi pers.

PM Albanese berencana berkunjung ke Indonesia pada Januari 2026 untuk menandatangani perjanjian tersebut.

“Saya menantikan kunjungan ke Indonesia pada Januari tahun depan atas undangan Presiden untuk menandatangani perjanjian baru setelah proses domestik selesai,” ujarnya.

Prabowo menyambut baik terbentuknya perjanjian itu. Ia menilai kesepakatan tersebut sebagai perjanjian penting yang menguatkan kemitraan strategis kedua negara.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama erat di bidang pertahanan dan keamanan, serta menegaskan tekad untuk meningkatkan persahabatan kami,” ujar Prabowo.

“Sebagai mitra dan tetangga dekat, kami bertekad menjaga hubungan terbaik guna meningkatkan dan menjamin keamanan kedua negara. Itulah tujuan utama kami,” lanjutnya.

Di sela agendanya, Prabowo menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Australia Paul Keating di hotel tempatnya menginap. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas berbagai isu strategis, seperti hubungan internasional, ekonomi, geoekonomi, dan geopolitik kawasan.

“Saya kira pertemuannya sangat bagus. Beliau sangat berpengalaman dan berpikiran jernih. Saya banyak belajar dari pandangan-pandangan beliau,” kata Prabowo dalam keterangan pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.Sekretariat Presiden.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB