Saraf Kejepit Sebaiknya Minum Apa Agar Cepat Pulih

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilihan minuman alami seperti air putih, teh hijau, dan wedang jahe dapat membantu meredakan gejala saraf kejepit

Pilihan minuman alami seperti air putih, teh hijau, dan wedang jahe dapat membantu meredakan gejala saraf kejepit

Jakarta, iNBrita.com — Saraf kejepit sering membuat penderitanya bertanya, sebenarnya sebaiknya minum apa untuk membantu meredakan kondisi ini. Baik terjadi di pinggang, leher, maupun bokong, kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan untuk gerakan ringan sekalipun.

Pada dasarnya, kondisi ini terjadi ketika bantalan di antara ruas tulang belakang mengalami penonjolan. Hal ini biasanya dipicu oleh tekanan yang berlangsung lama, misalnya karena kebiasaan membungkuk atau sering mengangkat beban berat. Akibatnya, bantalan tersebut menekan saraf tulang belakang.

Selanjutnya, tekanan ini akan menghambat aliran sinyal saraf. Karena itu, muncullah berbagai gejala seperti nyeri tajam di punggung, kesemutan di ujung jari, mati rasa pada kaki, hingga kelemahan otot. Bahkan, pada kondisi yang lebih parah, penderita bisa mengalami kesulitan berjalan atau kelumpuhan jika tidak segera mendapatkan penanganan.

Saraf Kejepit Sebaiknya Minum Apa?

Selain menjalani pengobatan medis, penderita juga perlu memperhatikan asupan cairan. Dengan kata lain, minuman tertentu dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus mendukung proses pemulihan saraf dari dalam.

Di satu sisi, beberapa minuman mampu melancarkan sirkulasi darah dan menenangkan otot. Di sisi lain, minuman tersebut juga dapat membantu memperbaiki jaringan saraf. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa minuman herbal atau alami hanya bersifat membantu meredakan gejala, bukan menghilangkan penyebab utama.

Pilihan Minuman yang Bisa Dikonsumsi

Pertama, air putih
Air putih menjadi kebutuhan utama yang tidak boleh diabaikan. Selain itu, air membantu menjaga elastisitas jaringan, melancarkan peredaran darah, dan mengurangi kekakuan otot. Oleh karena itu, usahakan minum minimal delapan gelas per hari.

Kedua, air kelapa
Selain menyegarkan, air kelapa juga mengandung elektrolit penting seperti kalium dan magnesium. Dengan demikian, minuman ini membantu menjaga fungsi otot dan mengurangi ketegangan di sekitar saraf.

Ketiga, susu kedelai dan susu rendah lemak
Di satu sisi, susu kedelai mengandung vitamin B kompleks yang berperan dalam memperbaiki saraf. Sementara itu, susu rendah lemak membantu menjaga kekuatan tulang berkat kandungan kalsium dan vitamin D.

Keempat, jus buah segar
Sebagai tambahan, jus buah seperti jeruk, lemon, dan nanas mengandung antioksidan dan vitamin C. Oleh sebab itu, jus ini dapat membantu mempercepat perbaikan jaringan. Namun, sebaiknya konsumsi tanpa gula tambahan.

Kelima, teh hijau
Selain kaya antioksidan, teh hijau juga mengandung L-theanine yang membantu menenangkan sistem saraf. Dengan demikian, minuman ini dapat mengurangi ketegangan otot.

Keenam, wedang jahe
Selanjutnya, jahe memiliki sifat antiinflamasi alami. Karena itu, wedang jahe dapat membantu melancarkan peredaran darah sekaligus meredakan nyeri.

Ketujuh, air lemon dan madu
Di samping menyegarkan, kombinasi ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C dan antioksidan juga mendukung perbaikan jaringan.

Kedelapan, jus sayuran hijau
Sebagai alternatif sehat, jus sayuran seperti bayam dan brokoli mengandung magnesium dan klorofil. Dengan kata lain, minuman ini membantu menenangkan saraf dan meningkatkan energi tubuh.

Kesembilan, kunyit
Lebih lanjut, kunyit mengandung kurkumin yang dikenal memiliki efek antiinflamasi kuat. Oleh karena itu, kunyit dapat membantu meredakan nyeri dan mendukung regenerasi saraf.

Kesepuluh, daun sirsak
Terakhir, daun sirsak sering dimanfaatkan sebagai herbal tradisional. Secara umum, kandungannya membantu meredakan nyeri dan melancarkan peredaran darah.

Minuman yang Perlu Dihindari

Di sisi lain, ada beberapa minuman yang sebaiknya dibatasi. Misalnya:

  • minuman berkafein berlebihan

  • alkohol

  • soda dan minuman tinggi gula

  • minuman ekstrem tanpa pengawasan

Hal ini karena minuman tersebut dapat memperparah peradangan dan memperlambat proses pemulihan.

Makanan yang Perlu Dihindari

Selain minuman, pola makan juga berperan penting. Oleh sebab itu, penderita sebaiknya menghindari:

  • makanan tinggi lemak jenuh

  • makanan tinggi garam

  • makanan tinggi gula

Jika dikonsumsi berlebihan, jenis makanan tersebut dapat memperburuk peradangan dan menghambat regenerasi saraf.

Cara Membantu Pemulihan Saraf Kejepit

Agar pemulihan berjalan lebih optimal, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, hindari mengangkat beban berat. Kedua, perbaiki postur tubuh saat duduk maupun tidur. Selain itu, gunakan kompres hangat atau dingin untuk meredakan nyeri. Terakhir, konsumsi obat sesuai anjuran dokter.

Namun demikian, jika kondisi tidak kunjung membaik, dokter dapat merekomendasikan tindakan medis. Dengan kata lain, penanganan ini bertujuan mengurangi tekanan pada saraf agar gejala dapat berkurang secara signifikan.

Sebagai kesimpulan, minuman sehat memang dapat membantu meredakan gejala. Akan tetapi, penderita tetap memerlukan penanganan medis untuk mengatasi penyebab utamanya, yaitu tonjolan bantalan tulang yang menekan saraf. Tanpa penanganan tersebut, gejala bisa terus berulang atau bahkan memburuk.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Berita Terbaru

Toyota Fortuner terbaru menjalani pengujian di Thailand dengan balutan kamuflase tebal.(Foto: Instagram Kurdistan_Automotive_Blog)

Teknologi

Fortuner Terbaru Tertangkap Kamera, Desainnya Makin Gagah

Rabu, 21 Okt 2026 - 04:00 WIB

Tirai shower berjamur akibat kelembapan tinggi dan sisa sabun yang menumpuk. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Tirai Shower Berjamur? Ini 5 Penyebab dan Solusinya

Rabu, 21 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi game penghasil saldo DANA dengan hadiah koin dan uang digital untuk menambah penghasilan. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

10 Game Penghasil Saldo DANA Gratis, Cuan Tambahan 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi laman klaim kode redeem Free Fire Garena. ( AI INBRITA)

Game

Kode Redeem FF 21 Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Rabu, 21 Okt 2026 - 01:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik kepala sekolah SD dan SMP, Selasa (20/10/2026).

Pendidikan

Azhar Hamzah Tuntut Kepala Sekolah Cetak Prestasi dan Inovasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 00:00 WIB