Nadifah Lolos Nominasi Nasional Paskibraka 2026 Berawal dari Mimpi Sejak SMP
Solok Selatan, iNBrita.com – Siswi SMAN 1 Solok Selatan, Nadifah Talita Yosan berhasil menorehkan prestasi membanggakan lolos hingga masuk nominasi nasional dalam Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Siswi kelas X E 4 yang akan naik ke kelas XI itu juga mengikuti Medical Check Up Pusat dan berhasil meraih status sebagai Cadangan 1 Kandidat Calon Paskibraka Provinsi Sumatera Barat untuk Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari perjuangan panjang yang ia jalani sejak tingkat kabupaten hingga provinsi. Berkat kerja keras, disiplin, dan persiapan yang matang, Nadifah mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Lolos Seleksi Berjenjang hingga Nominasi Nasional
Nadifah mengawali perjuangannya dengan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Solok Selatan. Pada tahap awal, panitia menguji kemampuan peserta melalui Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, Tes Kesehatan, Seleksi Parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tes Kesamaptaan, serta Tes Kepribadian.
Selanjutnya, panitia memilih empat peserta terbaik, terdiri atas dua putra dan dua putri, untuk mewakili Kabupaten Solok Selatan ke tingkat Provinsi Sumatera Barat. Dalam tahapan tersebut, Nadifah menampilkan minat dan bakatnya serta mengikuti sesi wawancara menggunakan bahasa Inggris.
Kemudian, Nadifah mengikuti seleksi tingkat Provinsi Sumatera Barat selama lima hari di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Barat. Selama proses seleksi, ia kembali menjalani Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, Tes Kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tes Kesamaptaan, serta Tes Kepribadian dan wawancara dari tim pusat.
Berkat hasil yang diraihnya, Nadifah berhasil masuk nominasi nasional. Ia juga mengikuti Medical Check Up Pusat dan meraih status sebagai Cadangan 1 Kandidat Calon Paskibraka Provinsi Sumatera Barat untuk Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026.
Mimpi yang Tumbuh Sejak Duduk di Bangku SMP
Di balik pencapaian tersebut, Nadifah menyimpan kisah perjuangan yang berawal sejak duduk di bangku SMP. Kala itu, ia menyaksikan siaran langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di televisi. Penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang gagah, disiplin, dan penuh dedikasi membangkitkan tekadnya untuk menjadi bagian dari barisan pengibar bendera.
Memasuki jenjang SMA, Nadifah langsung bergabung dengan ekstrakurikuler Paskibra di SMAN 1 Solok Selatan. Sejak saat itu, ia mengikuti latihan rutin dua kali setiap pekan bersama para pembina dan senior. Mereka melatih Nadifah dalam Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, serta memberikan materi tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan untuk memperkuat kemampuan fisik, mental, dan karakter.
Transformasi Fisik demi Meraih Impian
Tidak berhenti pada latihan rutin, Nadifah juga mempersiapkan kondisi fisiknya secara serius. Ia menyadari bahwa postur tubuh menjadi salah satu syarat penting dalam seleksi Paskibraka.
Karena itu, Nadifah berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kilogram hanya dalam waktu tiga bulan. Ia menjalani pola makan sehat, berlatih fisik secara konsisten setiap hari, serta menjaga disiplin selama proses persiapan.
Menurut Nadifah, setiap proses yang dijalaninya mengajarkan arti kerja keras, konsistensi, dan komitmen dalam mengejar cita-cita.
Dukungan Sekolah dan Cita-cita Menjadi Dokter Militer
Nadifah mengaku dukungan keluarga, guru, pelatih, senior Paskibraka, dan seluruh warga SMAN 1 Solok Selatan menjadi kekuatan terbesar selama mengikuti seleksi. Lingkungan sekolah yang mendukung prestasi membuatnya semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan membuktikan bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Nadifah merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ia adalah putri pasangan Andri Yosan dan Ruri Syofia Ariani. Selain ingin mengharumkan nama sekolah dan daerah melalui Paskibraka, ia juga bercita-cita menjadi dokter militer dengan melanjutkan pendidikan di Universitas Pertahanan.
Ke depan, Nadifah berharap SMAN 1 Solok Selatan terus mengirimkan siswa terbaik untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Barat maupun tingkat nasional. Ia juga mengajak para pelajar untuk tidak takut bermimpi dan terus berjuang meraih cita-cita.
“Semua impian membutuhkan pengorbanan, disiplin, dan konsistensi. Jika kita memiliki niat yang kuat, fokus pada proses, dan terus berdoa, hasil terbaik pasti akan mengikuti. Jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan menuju kesuksesan,” ujarnya.
Nadifah pun selalu memegang teguh prinsip hidup yang menjadi penyemangat dalam setiap langkahnya, yakni, “Apa yang sudah tertakar, tidak akan tertukar.”
(eny)









