Starlink SpaceX Buka Akses Internet Gratis di Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Jakarta, iNBrita.com  — SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, kini menyediakan akses internet gratis melalui Starlink bagi pengguna di Iran. Ahmad Ahmadian, direktur eksekutif Holistic Resilience, mengatakan akun Starlink yang sebelumnya tidak aktif kini bisa langsung digunakan. “Cukup pasang terminal satelit di tempat terbuka ke langit, lalu sambungkan. Internet langsung siap dipakai,” ujarnya kepada CNN, dikutip detikINET.

Percakapan Trump dan Musk

Langkah ini muncul setelah percakapan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan Musk awal pekan ini. Mereka membahas kemungkinan membuka akses Starlink di Iran. Hingga saat ini, SpaceX dan Gedung Putih belum menanggapi berita ini.

Pemadaman Internet di Iran

Pemerintah Iran baru-baru ini memutus Starlink SpaceX  internet secara luas. Para pengamat menyebutnya salah satu pemadaman digital terbesar di negara itu. Gelombang protes menewaskan sekitar 1.800 orang. Jumlah korban sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena komunikasi yang terputus menyulitkan pendataan.

Baca Juga :  United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Meski Starlink membantu, hanya sebagian kecil dari sekitar 92 juta warga Iran yang bisa online. Pemerintah Iran juga dapat mengganggu atau memblokir sinyal satelit ini.

Starlink Sebagai Jalur Informasi

Ahmadian menekankan bahwa Starlink menjadi satu-satunya cara bagi warga Iran untuk menyampaikan kabar ke dunia luar saat pemadaman informasi terjadi. Ribuan satelit orbit rendah berkomunikasi dengan terminal di darat. Starlink menjadi salah satu bentuk soft power Amerika Serikat di wilayah tertutup atau zona konflik, seperti di Ukraina.

Dukungan Trump untuk Demonstran

Trump mendorong para demonstran agar terus menentang rezim Iran. Ia juga menyatakan semua opsi dukungan AS, termasuk langkah militer, tersedia bagi mereka.

Kontrol Internet oleh Pemerintah Iran

Doug Madory, ahli jaringan dari Kentik, menjelaskan bahwa pemerintah Iran membangun semacam “Great Firewall” sendiri. Firewall ini memblokir semua lalu lintas internet kecuali yang disetujui. Mengontrol internet relatif mudah karena Iran hanya terhubung ke jaringan global melalui dua perusahaan.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan dari Bali

Selain memutus koneksi, pemerintah Iran menggunakan berbagai metode untuk menurunkan kualitas atau mengganggu sinyal Starlink. Mereka menerapkan jamming “kelas militer,” mirip dengan taktik Rusia di Ukraina.

Permintaan Starlink Meningkat

Aktivis digital mendorong agar Starlink dapat diakses lebih luas. Meski layanan ini belum memiliki lisensi resmi di Iran, Musk menyatakan Starlink tetap aktif. Pemerintah Iran mengkriminalisasi penggunaan Starlink sejak konflik 12 hari dengan Israel tahun lalu.

Permintaan terminal Starlink meningkat setelah perang dengan Israel. Mahsa Alimardani, pakar teknologi dari organisasi HAM Witness, memperkirakan ada sekitar 50.000 terminal di Iran.

Alternatif Internet Lainnya

Selain Starlink, pemerintah AS telah lama mendukung penggunaan VPN dan perangkat lunak lain agar warga Iran bisa menghindari sensor internet. Namun, tahun lalu pemerintahan Trump memangkas sebagian besar pendanaan program tersebut di tengah pengurangan bantuan luar negeri.

(eni)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi taubat. Simak tiga syarat utama agar taubat sah dan diterima menurut ulama. (freepik.com)

Khasanah

Syarat Shalat Taubat Agar Diterima Allah SWT Menurut Ulama

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kesehatan

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Rabu, 22 Jul 2026 - 03:00 WIB

.Ilustrasi kode redeem Free Fire (FF) terbaru dengan berbagai hadiah gratis dari Garena.

Game

Kode Redeem Free Fire Terbaru 22 Juli 2026 Gratis

Rabu, 22 Jul 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game penghasil saldo GoPay.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair ke DANA, Begini Caranya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:00 WIB

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB