Toksoplasmosis Mengancam Ibu Hamil dan Sistem Imun Lemah

Toksoplasmosis Mengancam Ibu Hamil dan Sistem Imun Lemah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Hj. Yuliani saat menjadi narasumber di RRI membahas bahaya toksoplasmosis dan pencegahan

dr. Hj. Yuliani saat menjadi narasumber di RRI membahas bahaya toksoplasmosis dan pencegahan

Sungai Penuh , iNBrita.com — dr. Hj. Yuliani, M.A.R.S., Fisqua menyampaikan dalam sesi narasumber di RRI bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit toksoplasmosis. Ia menegaskan bahwa penyakit ini mengancam kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti wanita hamil, penderita gangguan sistem imun, serta pengguna obat imunosupresan.

Dampak Toksoplasmosis pada Kelompok Rentan

Ia menjelaskan bahwa toksoplasmosis menyerang wanita hamil dan dapat memicu komplikasi serius pada janin. Infeksi ini dapat menyebabkan keguguran, kematian bayi setelah lahir, serta kelainan bawaan yang mengganggu perkembangan anak. Selain itu, ia menekankan bahwa penderita HIV/AIDS, pasien kanker yang menjalani kemoterapi, dan pasien pasca-transplantasi organ menghadapi risiko lebih tinggi karena daya tahan tubuh mereka menurun. Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa orang sehat tetap dapat terinfeksi, meskipun biasanya mereka hanya mengalami gejala ringan atau bahkan tidak merasakan keluhan sama sekali.

Baca Juga :  Update Kode FC Mobile 1 Februari 2026 Lengkap

Parasit Toxoplasma gondii dan Sumber Penularan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa parasit Toxoplasma gondii menyebabkan penyakit toksoplasmosis. Kucing berperan sebagai inang utama parasit tersebut dan dapat menyebarkan infeksi melalui kotorannya. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk memahami cara penularan penyakit ini agar dapat melakukan pencegahan secara tepat.

Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Ia mendorong pemilik kucing untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan rutin membawa kucing ke dokter hewan. Ia juga menyarankan pemilik kucing menjaga kebersihan lingkungan agar kucing tetap sehat dan tidak membawa parasit. Selain itu, ia menegaskan pentingnya menghindari kontak langsung dengan kotoran kucing. Ia meminta masyarakat menggunakan sarung tangan saat membersihkan kotak pasir kucing dan segera mencuci tangan dengan sabun setelahnya.

Selanjutnya, ia menyarankan pemilik kucing memberikan makanan yang aman, seperti makanan matang atau makanan komersial khusus kucing. Ia melarang pemberian daging mentah atau setengah matang karena dapat meningkatkan risiko penularan parasit. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mencuci tangan setelah menyentuh kucing atau benda yang berpotensi terkontaminasi.

Baca Juga :  Ketua Tim Pemenangan Al Azhar: "Buang Sekat Perbedaan, Mari Bersatu!"

Selain itu, ia menganjurkan penggunaan sarung tangan saat berkebun atau melakukan aktivitas di luar ruangan. Langkah ini membantu mencegah kontak langsung dengan tanah yang mungkin terkontaminasi kotoran kucing.

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Terakhir, ia mengajak wanita hamil dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Ia menegaskan bahwa deteksi dini membantu mencegah komplikasi lebih lanjut dan mempercepat penanganan medis.

“Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, masyarakat dapat menekan risiko penularan toksoplasmosis dari hewan ke manusia,” tutupnya.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Berita Terbaru

Wali Kota Alfin menyerahkan bansos kepada panti asuhan.

SUNGAI PENUH

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bansos

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Sungai Penuh Hutri Randa memimpin Rapat Paripurna HUT RI ke-81.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Simak Pidato Presiden Jelang HUT RI 81

Sabtu, 15 Agu 2026 - 15:00 WIB

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB