Topan Fung-wong Terjang Filipina, Satu Juta Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengevakuasi barang-barang dari rumah yang terendam banjir di Provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (9/11/2025).

Warga mengevakuasi barang-barang dari rumah yang terendam banjir di Provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (9/11/2025).

Manila, iNBrita.com – Lebih dari satu juta warga Filipina terpaksa mengungsi setelah Topan Super Fung-wong mendekat dan memicu banjir besar di sejumlah wilayah. Setidaknya satu orang tewas akibat badai ini.

Dilansir AFP, Minggu (9/11/2025), badan meteorologi Filipina memprediksi Fung-wong akan menghantam Provinsi Aurora antara pukul 20.00 dan 23.00 waktu setempat. Topan dengan radius raksasa ini membawa angin kencang dan hujan ekstrem hampir ke seluruh negeri.

Ironisnya, bencana ini datang hanya seminggu setelah Topan Kalmaegi yang menewaskan lebih dari 220 orang.

 Korban Pertama dan Teror di Tengah Malam

Di Kota Catbalogan, petugas penyelamat Juniel Tagarino melaporkan korban pertama akibat topan ini. Seorang perempuan 64 tahun tewas tertimpa puing dan pohon tumbang saat mencoba mengungsi.

“Tadi malam, anginnya sangat kencang dan hujannya deras. Kata keluarganya, korban sempat kembali ke rumah karena lupa sesuatu,” ujar Tagarino.

Di Provinsi Aurora, hujan mulai turun sejak pagi. Warga mengaku cemas karena badai besar itu diperkirakan akan datang malam hari.

“Yang paling kami takutkan, topan datang saat gelap. Kami tak bisa lihat arah angin atau kondisi sekitar,” kata Aries Ora (34), warga setempat.

Sekolah Tutup, Penerbangan Batal

Pemerintah Filipina langsung menutup sekolah dan kantor pemerintahan di seluruh pulau utama Luzon, termasuk ibu kota Manila. Maskapai juga membatalkan hampir 300 penerbangan untuk menghindari risiko.

Di Pulau Catanduanes, wilayah yang diperkirakan akan kena hantaman langsung, angin dan hujan deras sudah melanda sejak Minggu pagi. Gelombang tinggi bahkan mulai merendam jalan-jalan utama.

“Warga di Catanduanes sudah merasakan dampak topan karena pusat badai sangat dekat,” kata Rafaelito Alejandro, Wakil Administrator Pertahanan Sipil, dalam konferensi pers.

Banjir Meluas dan Evakuasi Massal

Video yang diverifikasi AFP memperlihatkan gereja di Catanduanes terendam hingga setengah pintunya. Banjir juga terjadi di Bicol, Luzon Selatan. Pemerintah memastikan telah mengevakuasi hampir 1,2 juta orang sebelum badai mencapai puncaknya.

Badan meteorologi memperkirakan Fung-wong akan mengguyur sebagian besar wilayah dengan curah hujan lebih dari 200 milimeter.

Perubahan Iklim Bikin Badai Kian Ganas

Para ilmuwan mengingatkan bahwa perubahan iklim memperkuat badai seperti Fung-wong. Lautan yang makin hangat membuat topan cepat menguat, sementara atmosfer yang lembap membuat hujan turun lebih deras.

Sejak Sabtu, warga Catanduanes sudah bersiap menghadapi badai. Banyak penduduk mengikat rumah mereka dengan tali besar dan menambatkan atap ke tanah agar tidak terbang diterpa angin.

“Masyarakat masih memegang tradisi lama: mengikat atap rumah dengan tali besar agar tidak tersapu badai,” kata Roberto Monterola, petugas penyelamat setempat.

Topan Super Fung-wong kini terus bergerak menuju daratan Filipina. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi resmi untuk menghindari korban lebih banyak.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB