Home / Internasional

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:00 WIB

Trump Geram Inggris Dekat China Lewat Diplomasi Sepak Bola

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bereaksi terhadap langkah Inggris yang mempererat hubungan dengan China.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bereaksi terhadap langkah Inggris yang mempererat hubungan dengan China.

Jakarta, iNBrita.comHubungan Inggris dan China semakin menguat. Kedekatan kedua negara itu memicu kekesalan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

AFP melaporkan pada Jumat (30/1/2026), Trump meluapkan kejengkelannya saat Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan kunjungan resmi ke Beijing. Dalam agenda tersebut, Starmer bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas berbagai bentuk kerja sama bilateral.

Ketika wartawan meminta tanggapan soal keputusan Inggris tetap berbisnis dengan China, Trump langsung mengkritik langkah tersebut. Ia menilai Inggris mengambil risiko besar dengan mendekat ke Beijing.
“Iya, itu sangat berbahaya bagi mereka,” kata Trump.

Kunjungan Starmer ke China menjadi kunjungan pertama seorang perdana menteri Inggris sejak 2018. Starmer mengikuti langkah sejumlah pemimpin Barat yang belakangan aktif menjalin pendekatan dengan Beijing. Banyak pengamat menilai tren ini mencerminkan pergeseran sikap global di tengah kebijakan AS yang semakin sulit diprediksi.

Pada Kamis (29/1) waktu setempat, Starmer bertemu Xi Jinping dan sejumlah pejabat tinggi China. Dalam pertemuan tersebut, Inggris dan China menandatangani beberapa perjanjian kerja sama di berbagai sektor.

Starmer Gunakan Diplomasi Sepak Bola

Selain membahas kerja sama politik dan ekonomi, Starmer juga membawa pendekatan simbolik. Ia menyerahkan hadiah unik kepada Xi Jinping berupa bola pertandingan resmi laga Arsenal melawan Manchester United.

Baca juga :   Bayi Gaza Tewas Hipotermia di Tengah Musim Dingin

South China Morning Post melaporkan pada Jumat (30/1), Starmer merupakan penggemar Arsenal, sementara Xi Jinping mendukung Manchester United. Starmer memanfaatkan hadiah tersebut untuk mencairkan hubungan China–Inggris yang selama ini berjalan kompleks.

Xi Jinping dikenal luas sebagai pencinta sepak bola. Ketertarikannya mendorong banyak pemimpin dunia memanfaatkan “diplomasi sepak bola” sebagai sarana membangun kedekatan personal sekaligus politik.

Sejak 2015, hubungan politik China dan Inggris memang mengalami penurunan. Namun, pemberian bola pertandingan ini menunjukkan bahwa “jembatan sepak bola” antara kedua negara tetap terjaga.

Liga Premier dan Hubungan Bilateral

Liga Premier Inggris sebelumnya juga memainkan peran penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Pada 2015, saat Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris, Perdana Menteri David Cameron mengajaknya mengunjungi pusat latihan Manchester City.

Sebuah swafoto yang menampilkan Xi Jinping, Cameron, dan striker Manchester City Sergio Aguero kemudian melambangkan awal dari apa yang banyak pihak sebut sebagai “era keemasan” hubungan China–Inggris.

Sejak kecil, Xi Jinping menaruh minat besar pada sepak bola. Ia mengusung visi “tiga fase” bagi sepak bola China, yakni lolos ke Piala Dunia, menjadi tuan rumah, dan akhirnya menjuarai turnamen tersebut.

Baca juga :   DCE Telkomsel Dorong UKM Tumbuh Lewat Transformasi AI

Sepak Bola sebagai Alat Diplomasi Lunak

Meski sepak bola China masih kesulitan mencapai target tersebut, minat pribadi Xi membuka peluang strategis bagi negara-negara lain untuk memanfaatkan sepak bola sebagai alat diplomasi lunak.

Selama bertahun-tahun, negara-negara yang menerima kunjungan Xi kerap memberinya hadiah bertema sepak bola. Mereka menghadiahkan jersey khusus dan memorabilia olahraga sebagai simbol niat baik.

Di Argentina, Xi menerima jersey nomor 10 tim nasional yang identik dengan legenda seperti Lionel Messi dan Diego Maradona. Di Jerman, mantan Kanselir Angela Merkel mengundang Xi dan Ibu Negara Peng Liyuan menonton laga persahabatan junior. Sementara di Irlandia, Xi sempat menendang bola di lapangan sambil mengenakan jas dan sepatu formal, momen yang kemudian viral secara global.

Pada 2015, saat Xi menerima kunjungan Pangeran William di China, keduanya membangun kedekatan lewat kecintaan yang sama terhadap sepak bola. Dalam kesempatan itu, Xi menyatakan kesiapan China untuk belajar dari sepak bola Inggris dan berharap Pangeran William turut memperkuat pertukaran bilateral kedua negara.

(Tim*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Terminal Starlink SpaceX digunakan warga Iran untuk mengakses internet gratis saat pemadaman internet nasional.

Internasional

Starlink SpaceX Buka Akses Internet Gratis di Iran
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl A Mulachela menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza.

Internasional

Kemlu Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Dewi Astutik, Paryatin, BNN, Interpol, penangkapan buronan, narkoba internasional, penyelundupan sabu, jaringan narkotika, Kamboja, Korea Selatan

Internasional

Penangkapan Dewi Astutik Ungkap Jaringan Narkoba Internasional
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri berbicara pada peringatan Kashmir Black Day di Kedubes Pakistan, Jakarta.

Internasional

Indonesia Didorong Aktif Selesaikan Sengketa Jammu Kashmir
Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum ke-80 PBB di New York.

Internasional

Trump Hentikan Keterlibatan AS di 66 Organisasi Global
Pemain Arsenal berusaha mengontrol bola menghadapi tekanan pemain Manchester United di Emirates Stadium.

Internasional

Arsenal Kalah, Manchester City Dekati Puncak Klasemen
Presiden Barcelona Joan Laporta berbicara tentang pengunduran klub dari Super League.

Internasional

Barcelona Mundur Dari Super League, Madrid Tetap Bertahan
Villa Silvestri Rivaldi, istana Renaisans abad ke-16 dekat Colosseum Roma yang tengah direstorasi pemerintah Italia

Internasional

Italia Restorasi Istana Renaisans Dekat Colosseum Roma