Home / Internasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:00 WIB

Trump Serang Venezuela, DPR dan Senator Kritik

Gedung Capitol AS di Washington, simbol pusat legislatif dan politik Amerika Serikat.

Gedung Capitol AS di Washington, simbol pusat legislatif dan politik Amerika Serikat.

Jakarta, iNBrita.com Presiden AS Donald Trump menyerang Venezuela untuk menangkap Nicolás Maduro, memicu kritik dari Partai Demokrat dan beberapa anggota Partai Republik. Mereka menilai langkah itu ilegal, tidak bijak, dan berpotensi menyeret AS ke perang mahal.

Greene Pertanyakan Alasan Serangan

Anggota DPR Marjorie Taylor Greene, tokoh MAGA, menuding Trump mengkhianati gerakan dan mempertanyakan motif serangan.

“Lalu mengapa Trump belum menindak kartel Meksiko?” ujarnya di X, dilansir NBC, Minggu (4/1/2026).

Greene menuduh Trump ingin mengganti rezim Venezuela demi mengendalikan pasokan minyak dan menyinggung kemarahan rakyat AS terhadap perang luar negeri mahal.

“Kekesalan rakyat Amerika wajar karena mereka dipaksa membayar agresi militer dan dukungan perang asing,” kata Greene.
Ia menambahkan, “Kedua partai selalu mendanai mesin militer Washington. Banyak orang MAGA mengira mereka mengakhiri ini lewat suara, tapi kita salah besar.”

Baca juga :   Perang Saudara Warnai Semifinal Indonesia Masters 2026

Bacon Khawatir Dampak Internasional

Anggota DPR Don Bacon, R-Nebraska, menilai penangkapan Maduro bermanfaat bagi Venezuela dan kawasan, tetapi khawatir negara lain meniru tindakan AS.

“Rusia bisa membenarkan aksi militer ilegal mereka terhadap Ukraina, atau China invasi ke Taiwan,” kata Bacon.
Ia menambahkan, “Kebebasan dan supremasi hukum berhasil dipertahankan, tapi diktator akan memanfaatkan ini untuk tujuan egois.”

Massie Kritik Legalitas Serangan

Anggota DPR Thomas Massie, R-Kentucky, menyatakan pemerintahan Trump melanggar pembenaran hukum sendiri.

“Jika tindakan ini konstitusional, Jaksa Agung tidak akan mencuit soal penangkapan Presiden negara berdaulat dan istrinya karena pelanggaran undang-undang senjata 1934,” kata Massie di X.

Baca juga :   Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan dari Bali

Kaine Desak Otorisasi Kongres

Senator Tim Kaine mempertanyakan legalitas serangan dan menekankan peran Kongres.
Ia menjelaskan Senat akan memberikan suara minggu depan pada resolusi bipartisan yang mencegah “perang dengan Venezuela tanpa otorisasi Kongres jelas.”

Rubio dan Trump Bela Keputusan Tanpa Pemberitahuan

Menteri Luar Negeri Marco Rubio membela Trump karena tidak memberitahu Kongres sebelumnya. Ia menilai misi akan berisiko jika diumumkan lebih dulu.

“Kami segera menghubungi anggota Kongres setelah misi. Memberi tahu sebelumnya akan membahayakan,” ujar Rubio.

Trump menambahkan, ia menahan informasi dari Kongres karena takut bocor.
“Kongres cenderung membocorkan informasi. Itu tidak baik,” katanya.

(Ven*)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti bertanding di German Open 2026

Internasional

Tiwi/Fadia Buka Perjuangan di German Open 2026
Ilustrasi koin emas kuno menggambarkan harta karun Dvaravati di Thailand.

Internasional

Rahasia Harta Kuno Dvaravati Terungkap di Thailand Utara
Tentara Israel menjalani operasi militer di Jalur Gaza.

Internasional

Trauma Perang Gaza Dorong Bunuh Diri Tentara Israel
Anak-anak bermain dan berpose ceria di luar ruangan.

Internasional

Momentum Hari Anak Sedunia Angkat Isu Hak Anak
John Herdman resmi menjadi kepala pelatih baru Tim Nasional Putra Indonesia

Internasional

John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam perkenalan Dewan Perdamaian Gaza bersama Presiden AS Donald Trump di Davos.

Internasional

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian Gaza
Kereta Shinkansen putih-merah melaju di atas rel layang di kota Jepang.

Internasional

Gempa 7,6 Guncang Jepang, Shinkansen Terhenti Sementara
Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani di India Open 2026

Internasional

Kim/Seo Mundur, Peluang Sabar/Reza di India Open