Turis Jerman Kembalikan Batu Vulkanik Karena Takut Kutukan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Nasional Timanfaya (Thinsktock)

Taman Nasional Timanfaya (Thinsktock)

Tenerife, iNBrita.com  – Seorang turis asal Jerman mengembalikan batu vulkanik yang ia curi dari Taman Nasional Timanfaya di Kepulauan Canary, Spanyol. Ia mengaku batu itu membawa kutukan dan menyebabkan nasib buruk dalam hidupnya.

Pihak Taman Nasional Timanfaya membagikan surat tulisan tangan dari sang turis yang berisi pengakuan dan penyesalan. Dalam surat itu, ia menulis bahwa ia pernah mendengar legenda tentang kutukan bagi siapa pun yang mengambil batu vulkanik dari tempat asalnya.

“Saya mendengar legenda bahwa memindahkan batu vulkanik bisa membawa sial. Sekarang saya yakin itu benar,” tulis turis Jerman itu.

Baca Juga :  Walikota Alfin: Kota Bersih,Bawa Botol Minum Pribadi

Ia juga menceritakan bahwa ia mengalami tragedi besar setelah membawa batu tersebut ke negaranya. Karena merasa bersalah, ia akhirnya mengirim kembali batu itu ke taman nasional sebagai bentuk penyesalan.

“Setelah mengalami musibah, saya merasa harus mengembalikan batu ini ke Fine Mountain,” lanjutnya.

Turis itu bahkan meminta pihak taman untuk mempublikasikan kisahnya agar wisatawan lain tidak melakukan kesalahan yang sama.

“Tolong sebarkan cerita ini di lokasi tempat saya mengambil batu, di area ‘bara panas’,” tulisnya.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Cukup Tajam

Pihak taman nasional baru merilis surat tersebut beberapa tahun setelah mereka menerimanya. Mereka memanfaatkan momen itu untuk mengimbau para pengunjung agar tidak mencuri atau mengambil elemen apa pun dari kawasan taman nasional.

Pengelola taman juga menegaskan bahwa siapa pun yang ketahuan mengambil batu, pasir, atau benda alam lain akan dikenai denda hingga USD 3.400 atau sekitar Rp 56,4 juta.

Deskripsi meta:
Turis Jerman mengembalikan batu vulkanik dari Tenerife karena takut kutukan. Ia mengaku mengalami nasib buruk setelah mencurinya.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB