Turis Terjebak di Dubai Habiskan Rp8 Juta Sehari

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan tertahan di Dubai setelah banyak penerbangan Timur Tengah ditunda.

Wisatawan tertahan di Dubai setelah banyak penerbangan Timur Tengah ditunda.

Dubai, iNBrita.com — Sejumlah turis yang terjebak di Dubai mulai membagikan pengalaman mereka di media. Salah satunya adalah Emilia Vasquez, wisatawan asal Amerika Serikat yang mengaku harus mengeluarkan biaya hingga Rp8 juta per hari selama tertahan di kota tersebut.

Turis AS Terjebak Akibat Gangguan Penerbangan

Emilia Vasquez bekerja sebagai karyawan Goodwill di Amerika Serikat. Ia tidak bisa meninggalkan Dubai karena banyak penerbangan di wilayah Timur Tengah mengalami penundaan bahkan penghentian sementara akibat konflik di kawasan tersebut. Kondisi itu memaksanya memperpanjang masa tinggal di Dubai.

Setiap hari, Vasquez mengeluarkan sekitar USD 500 atau sekitar Rp8,4 juta untuk memenuhi kebutuhan selama menunggu penerbangan kembali beroperasi.

Biaya Hotel dan Kebutuhan Harian Membengkak

Awalnya, ia menginap di hotel Taj Dubai dengan biaya sekitar USD 300 atau sekitar Rp5 juta per malam. Sisa pengeluarannya ia gunakan untuk makanan, transportasi, dan kebutuhan harian lainnya.

Namun, biaya yang harus ia keluarkan terus meningkat karena masa tinggalnya semakin lama dari rencana awal.

Dukungan Pemerintah untuk Turis Terlantar

Vasquez mengatakan otoritas Uni Emirat Arab sebenarnya menyediakan dukungan bagi wisatawan yang terlantar. Pemerintah menyiapkan sejumlah akomodasi harian untuk para turis yang terjebak.

Meski begitu, jumlah akomodasi tersebut terbatas. Dalam beberapa kasus, wisatawan harus menggunakan sistem penggantian biaya atau reimbursement setelah mereka membayar terlebih dahulu.

Hotel Sarankan Cari Akomodasi Lain

Vasquez juga sempat menghubungi pihak hotel ketika biaya menginap meningkat. Pihak hotel merespons dengan cepat, namun mereka menyarankan Vasquez mencari tempat lain jika ia tidak mampu melanjutkan pembayaran kamar.

Maskapai dan Otoritas Pantau Situasi

Dalam situasi gangguan perjalanan besar, maskapai dan pemerintah biasanya berusaha membantu para penumpang. Namun proses bantuan dan penggantian biaya sering membutuhkan waktu cukup lama.

Akibatnya, banyak wisatawan harus menanggung biaya harian sendiri selama menunggu penerbangan kembali normal.

Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga memicu gangguan perjalanan yang luas. Banyak maskapai memilih mengubah rute penerbangan, menunda jadwal, atau bahkan menghentikan sementara layanan mereka karena beberapa wilayah udara terdampak konflik.

Otoritas penerbangan bersama maskapai terus memantau situasi tersebut sambil memprioritaskan keselamatan penumpang.

Sementara itu, para wisatawan yang masih terjebak di kawasan tersebut harus menghadapi ketidakpastian kapan penerbangan akan kembali normal. Kondisi ini membuat beban keuangan mereka terus bertambah setiap hari.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB