Home / Travel

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

Turis Terjebak di Dubai Habiskan Rp8 Juta Sehari

Wisatawan tertahan di Dubai setelah banyak penerbangan Timur Tengah ditunda.

Wisatawan tertahan di Dubai setelah banyak penerbangan Timur Tengah ditunda.

Dubai, iNBrita.com — Sejumlah turis yang terjebak di Dubai mulai membagikan pengalaman mereka di media. Salah satunya adalah Emilia Vasquez, wisatawan asal Amerika Serikat yang mengaku harus mengeluarkan biaya hingga Rp8 juta per hari selama tertahan di kota tersebut.

Turis AS Terjebak Akibat Gangguan Penerbangan

Emilia Vasquez bekerja sebagai karyawan Goodwill di Amerika Serikat. Ia tidak bisa meninggalkan Dubai karena banyak penerbangan di wilayah Timur Tengah mengalami penundaan bahkan penghentian sementara akibat konflik di kawasan tersebut. Kondisi itu memaksanya memperpanjang masa tinggal di Dubai.

Setiap hari, Vasquez mengeluarkan sekitar USD 500 atau sekitar Rp8,4 juta untuk memenuhi kebutuhan selama menunggu penerbangan kembali beroperasi.

Biaya Hotel dan Kebutuhan Harian Membengkak

Awalnya, ia menginap di hotel Taj Dubai dengan biaya sekitar USD 300 atau sekitar Rp5 juta per malam. Sisa pengeluarannya ia gunakan untuk makanan, transportasi, dan kebutuhan harian lainnya.

Baca juga :   Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Namun, biaya yang harus ia keluarkan terus meningkat karena masa tinggalnya semakin lama dari rencana awal.

Dukungan Pemerintah untuk Turis Terlantar

Vasquez mengatakan otoritas Uni Emirat Arab sebenarnya menyediakan dukungan bagi wisatawan yang terlantar. Pemerintah menyiapkan sejumlah akomodasi harian untuk para turis yang terjebak.

Meski begitu, jumlah akomodasi tersebut terbatas. Dalam beberapa kasus, wisatawan harus menggunakan sistem penggantian biaya atau reimbursement setelah mereka membayar terlebih dahulu.

Hotel Sarankan Cari Akomodasi Lain

Vasquez juga sempat menghubungi pihak hotel ketika biaya menginap meningkat. Pihak hotel merespons dengan cepat, namun mereka menyarankan Vasquez mencari tempat lain jika ia tidak mampu melanjutkan pembayaran kamar.

Baca juga :   Dubai Resmikan Museum Seni Terapung Pertama di Dunia

Maskapai dan Otoritas Pantau Situasi

Dalam situasi gangguan perjalanan besar, maskapai dan pemerintah biasanya berusaha membantu para penumpang. Namun proses bantuan dan penggantian biaya sering membutuhkan waktu cukup lama.

Akibatnya, banyak wisatawan harus menanggung biaya harian sendiri selama menunggu penerbangan kembali normal.

Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga memicu gangguan perjalanan yang luas. Banyak maskapai memilih mengubah rute penerbangan, menunda jadwal, atau bahkan menghentikan sementara layanan mereka karena beberapa wilayah udara terdampak konflik.

Otoritas penerbangan bersama maskapai terus memantau situasi tersebut sambil memprioritaskan keselamatan penumpang.

Sementara itu, para wisatawan yang masih terjebak di kawasan tersebut harus menghadapi ketidakpastian kapan penerbangan akan kembali normal. Kondisi ini membuat beban keuangan mereka terus bertambah setiap hari.

(VVR*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gunung Fuji dengan langit biru dan awan tipis, ikon wisata Jepang.

Travel

Jepang Rancang Strategi Mengatasi Overtourism Tahun 2030
Cahaya alami dari Danau Kaco

Travel

Wisata Danau Kaco Kerinci Ditutup Untuk Perbaikan Akses
Rumah adat masyarakat Baduy di Desa Kanekes, Lebak, Banten

Travel

Tokoh Baduy Tegaskan Larangan Drone bagi Wisatawan
Rak buku tinggi menjulang di BookXcess RexKL, toko buku unik dan Instagramable di Kuala Lumpur, Malaysia.

Travel

BookXcess RexKL, Toko Buku Unik di Kuala Lumpur
Turis Inggris hilang di Afrika Selatan, diduga korban praktik perdukunan

Travel

Turis Inggris Hilang Saat Mendaki di Afrika Selatan
Wisatawan mancanegara memenuhi kawasan wisata populer di Bangkok, Thailand, pada musim liburan.

Travel

Enam Negara Naikkan Pajak Turis Tahun 2026

Daerah

HARPI Kota Sungai Penuh Adakan Kunker ke Bangka Belitung
Peserta outing menikmati aktivitas outdoor di berbagai destinasi wisata Indonesia.

Travel

Ragam Pilihan Outing Seru untuk Liburan Kantor