Warga China di Jepang Diminta Waspada Gempa Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa magnitudo 7,5 mengguncang timur laut Jepang pada 8 Desember 2025, menimbulkan kerusakan ringan di beberapa wilayah. (Reuters/NNN/JAPAN)

Gempa magnitudo 7,5 mengguncang timur laut Jepang pada 8 Desember 2025, menimbulkan kerusakan ringan di beberapa wilayah. (Reuters/NNN/JAPAN)

Jakarta, iNBrita.com  – Kedutaan Besar China di Jepang mengimbau warga negaranya untuk mengambil tindakan pencegahan dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa besar. Imbauan ini muncul setelah pemerintah Jepang merilis peringatan pada 31 Maret mengenai potensi gempa di Palung Nankai yang bisa menewaskan hingga 298.000 orang.

Jepang Rentan Gempa

Kedutaan menjelaskan bahwa Jepang sering mengalami gempa bumi. Pada Agustus tahun lalu, gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter mengguncang Prefektur Miyazaki di ujung barat Palung Nankai. Pemerintah Jepang langsung mengeluarkan peringatan dini untuk masyarakat.

Selain itu, pemerintah Jepang memperbarui penilaian risiko gempa Palung Nankai pada 31 Maret. Mereka menaikkan kemungkinan gempa besar terjadi dalam 30 tahun ke depan dari 70% menjadi 80%.

Baca Juga :  Gapembi Klarifikasi Terkait Isu Dapur Fiktif MBG Nasional

Potensi Dampak Gempa

Gempa besar di Palung Nankai dapat memengaruhi wilayah luas dari Okinawa di barat hingga Fukushima di timur. Kedutaan memperingatkan bahwa gempa ini bisa menewaskan sekitar 298.000 orang dan menyebabkan kerugian ekonomi mencapai 1,8 triliun dolar AS.

Tips Kewaspadaan untuk Warga China

Kedutaan menyarankan warga China di Jepang untuk:

  • Memantau informasi gempa secara rutin.

  • Merencanakan perjalanan, studi, atau pembelian properti dengan memperhitungkan risiko gempa.

  • Menentukan lokasi evakuasi terdekat.

  • Mengikuti instruksi evakuasi dari pemerintah setempat tanpa menunda.

Catatan Sejarah Gempa di Jepang

Gempa besar melanda palung di lepas pantai selatan Jepang setiap 100-150 tahun. Gempa terakhir tercatat pada 1946. Pada 11 Maret 2011, gempa berkekuatan 9,0 mengguncang pesisir timur Jepang. Gempa itu memicu tsunami dan kecelakaan nuklir, menewaskan 19.729 orang dan membuat 2.559 orang hilang.

Baca Juga :  Kemenhaj RI Ingatkan Pelunasan Haji 2026 Segera

Aktivitas Gempa Terkini

Badan Meteorologi Jepang mencatat enam gempa berkekuatan 2,5 atau lebih dalam 24 jam hingga pukul 18.00 pada Selasa waktu setempat. Gempa terbesar mencapai 4,8 Skala Richter dan mengguncang lepas pantai timur Hokkaido.

Jepang dan Cincin Api

Jepang berada di sabuk seismik “Cincin Api” di tepi Samudra Pasifik, sepanjang batas lempeng tektonik yang bergerak perlahan. Survei Geologi Amerika Serikat mencatat bahwa wilayah ini menghasilkan sekitar 81% gempa bumi terbesar di dunia.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Apartemen Jakbar, Penghuni Lempar Kode Baju
Panduan Lengkap Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Resmi
Prabowo Siapkan Kejutan untuk Buruh dan Ojol di May Day
Pemerintah Ingatkan Batas Pelaporan LHKAN Aparatur Negara
Kabar Baik! 400 Ribu Formasi Guru CPNS Diusulkan
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak di Indonesia
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur
Cara Praktis Lapor SPT Tahunan Pajak 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:00 WIB

Kebakaran Apartemen Jakbar, Penghuni Lempar Kode Baju

Rabu, 29 April 2026 - 22:00 WIB

Panduan Lengkap Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Resmi

Rabu, 29 April 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Siapkan Kejutan untuk Buruh dan Ojol di May Day

Rabu, 29 April 2026 - 18:00 WIB

Pemerintah Ingatkan Batas Pelaporan LHKAN Aparatur Negara

Rabu, 29 April 2026 - 08:00 WIB

Kabar Baik! 400 Ribu Formasi Guru CPNS Diusulkan

Berita Terbaru

Baju yang dilempar penghuni apartemen di Jakbar (dok Antara)

Nasional

Kebakaran Apartemen Jakbar, Penghuni Lempar Kode Baju

Kamis, 30 Apr 2026 - 13:00 WIB

Nilai tukar rupiah tertekan seiring kenaikan tajam harga minyak dan meningkatnya permintaan dolar AS di pasar domestik.

Ekonomi

Rupiah Melemah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Global

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:00 WIB

Daftar harga emas di Pegadaian pada 30 April 2026 yang menunjukkan penurunan pada berbagai ukuran dan merek.

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini 30 April

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:00 WIB

Revitalisasi Dimulai, Pemandian Air Panas Sungai Medang Ditargetkan Pulih dan Ramai Kunjungan Wisata

Uncategorized

Bupati Kerinci Revitalisasi Wisata Air Panas Sungai Medang

Kamis, 30 Apr 2026 - 04:00 WIB

Foto: Perang di Iran pada 7 Maret lalu (AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Perang Iran-AS-Israel Sebabkan Krisis Ekonomi Dunia Meluas

Kamis, 30 Apr 2026 - 03:00 WIB