Jakarta, iNBrita.com – Belakangan banyak orang Indonesia, termasuk anak-anak, mengalami batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Kondisi ini dipicu oleh perubahan cuaca yang tidak menentu serta kualitas udara yang menurun. Berikut tiga penyebab utama batuk di musim pancaroba.
Perubahan Suhu Mendadak
Cuaca panas ekstrem melanda beberapa wilayah Indonesia, dengan suhu mencapai 37,6°C. Namun, suhu bisa turun drastis hingga 26–30°C saat hujan. Perubahan suhu yang tiba-tiba ini sering memicu batuk kering saat panas dan batuk berdahak saat udara dingin.Polusi Udara
Hujan tidak sepenuhnya menghilangkan polusi. Partikel debu dan polutan bisa kembali ke udara setelah hujan reda, memperburuk kondisi tenggorokan, terutama pada orang yang sensitif terhadap debu atau jamur.Kurang Terhidrasi
Cuaca panas membuat tubuh cepat kehilangan cairan. Saat kurang minum, produksi air liur menurun dan tenggorokan terasa kering, menyebabkan batuk kering dan iritasi.
Untuk meredakan gejala batuk, wybert Herbal Batuk bisa menjadi solusi alami. Mengandung bahan aktif 100% natural, produk ini aman untuk ibu hamil, menyusui, dan anak-anak. Wybert juga telah tersertifikasi BPOM dan Halal MUI.
Varian wybert Herbal Batuk Plus (Sachet) praktis dibawa ke mana saja dan membantu meredakan batuk, pilek, hidung tersumbat, serta sakit tenggorokan.
(VVR*)














