Jakarta, iNBrita.com – WHO menargetkan vaksinasi untuk lebih dari 40.000 anak di Gaza selama masa gencatan senjata. Sejak kampanye dimulai pada 9 November, tim WHO sudah memvaksinasi lebih dari 10.000 anak di bawah usia tiga tahun.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menjelaskan bahwa mereka memperpanjang fase pertama hingga Sabtu. WHO ingin melindungi anak-anak dari penyakit seperti campak, difteri, polio, dan pneumonia.
WHO akan menjalankan fase kedua dan ketiga pada Desember dan Januari. Mereka bekerja sama dengan UNICEF, UNRWA, dan Kementerian Kesehatan Gaza. Selain memberikan vaksin, mereka juga memperkuat layanan kesehatan dan membantu memulihkan fasilitas medis yang rusak akibat perang.
Dewan Keamanan PBB mendukung rencana yang Presiden AS Donald Trump ajukan sehingga Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata pada 10 Oktober. Meski begitu, beberapa bentrokan kecil tetap muncul di Gaza.
Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, serangan itu menewaskan 1.221 warga Israel. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 69.500 warga Palestina.
(ES*)














