Home / Kesehatan

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:00 WIB

8 Buah Rendah Gula Aman untuk Kesehatan Anak

Ilustrasi buah delima yang kaya polifenol dan aman dikonsumsi anak.

Ilustrasi buah delima yang kaya polifenol dan aman dikonsumsi anak.

Jakarta, iNBrita,comBanyak orang tua percaya bahwa semua buah selalu sehat karena rasanya manis alami. Anggapan ini membuat buah sering diberikan tanpa batas kepada anak. Namun, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Buah memang mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan. Meski begitu, beberapa jenis buah menyimpan kadar gula yang cukup tinggi. Jika anak mengonsumsinya secara berlebihan, gula alami tetap dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Mengutip CNBC Make It, asupan gula berlebih dari buah dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Karena itu, orang tua perlu lebih cermat memilih jenis buah yang dikonsumsi anak.

Dokter bedah jantung asal Palm Springs, California, dr. Steven Gundry, MD, menekankan pentingnya memilih buah rendah gula untuk kesehatan jangka panjang. Ia menyarankan masyarakat untuk mengutamakan buah yang rendah gula dan kaya polifenol.

“Sebagai dokter bedah jantung, saya selalu merekomendasikan buah dengan kadar gula rendah dan kandungan polifenol tinggi. Senyawa ini bekerja sebagai antioksidan kuat di dalam tubuh,” jelas dr. Gundry.

Ia juga membagikan daftar buah yang aman dan ideal untuk anak maupun orang dewasa.

Baca juga :   Belimbing Wuluh Terbukti Ampuh Atasi Ketombe Alami

Berikut delapan buah rendah gula yang direkomendasikan:

1. Jeruk (Jeruk Bali, Keprok, dan Kumquat)

Buah jeruk mengandung gula rendah dan kaya vitamin C. Jeruk juga menyediakan flavonoid, sejenis polifenol yang membantu menjaga kesehatan bakteri baik di usus.

Dr. Gundry menyarankan agar tidak membuang bagian putih jeruk. Bagian ini justru menyimpan nutrisi paling padat dan bermanfaat.

2. Buah Beri (Blueberry dan Raspberry)

Blueberry dan raspberry cocok sebagai camilan sehat untuk anak. Kedua buah ini memiliki indeks glikemik rendah, kaya serat, dan tinggi polifenol. Pilih buah beri yang sedang musim agar nutrisinya lebih optimal.

3. Delima

Delima mengandung polifenol tinggi, termasuk punicalagin, yang mendukung kesehatan jantung dan regenerasi sel. Meski rasanya manis, kadar gulanya tetap relatif rendah. Biji delima juga menambah asupan serat untuk metabolisme anak.

4. Alpukat

Alpukat hampir tidak mengandung gula. Buah ini kaya lemak tak jenuh tunggal, serat, dan kalium. Kandungan tersebut membantu menjaga kesehatan jantung, membuat kenyang lebih lama, dan menstabilkan gula darah.

Baca juga :   Gejala Jarang Kanker Paru yang Perlu Dikenal

“Alpukat adalah buah paling sempurna karena menyehatkan tanpa memicu lonjakan gula darah,” ujar dr. Gundry.

5. Kiwi

Kiwi menyediakan vitamin C, serat, dan antioksidan dalam jumlah tinggi dengan kadar gula yang rendah. Buah ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan pencernaan anak.

6. Pir

Pir memberi asupan cairan dan karbohidrat yang seimbang. Buah ini membantu penyerapan zat besi dan menjaga hidrasi tubuh. Kandungan seratnya yang tinggi juga efektif mencegah sembelit pada anak.

7. Pepaya

Pepaya memiliki rasa manis alami dengan kadar gula yang masih tergolong aman. Buah ini kaya vitamin dan mineral serta membantu melancarkan sistem pencernaan anak.

8. Markisa

Markisa mengandung gula lebih rendah dibandingkan banyak buah tropis lain. Buah ini kaya vitamin A, serat, dan polifenol. Anak dapat mengonsumsinya langsung atau sebagai campuran minuman sehat.

Dengan memilih buah-buahan tersebut, orang tua tetap dapat memberikan asupan segar dan bergizi kepada anak tanpa khawatir terhadap risiko kelebihan gula yang dapat mengganggu kesehatan metabolisme.

(Ven*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kepala BPOM Taruna Ikrar memberikan keterangan terkait temuan kopi ilegal

Kesehatan

BPOM Temukan Kopi Ilegal Mengandung Obat Berbahaya
Ilustrasi seseorang sulit tidur di malam hari dengan ekspresi lelah.

Kesehatan

Kebiasaan Tidur Buruk Dapat Percepat Penuaan Otak
Dokter memeriksa pasien yang mengalami gejala sumbatan usus di ruang gawat darurat rumah sakit.

Kesehatan

Waspadai Sumbatan Usus, Bisa Sebabkan Kematian Mendadak
Peserta BPJS Kesehatan sedang mengurus administrasi untuk program pemutihan tunggakan

Kesehatan

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Syarat dan Cara
Peserta BPJS Kesehatan mengecek tagihan iuran lewat aplikasi Mobile JKN di ponsel

Kesehatan

Cek Tagihan Untuk Peserta BPJS dan Cara Bayar Tunggakan Mudah
dr. Riza Firmansyah menjelaskan gejala demensia di RSUD MH Athalib

Kesehatan

Momen Hari Demensia Sedunia RSUD MH Athalib Beri Penyuluhan
Siti Nadia Tarmizi, pejabat Kemenkes RI, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga hidrasi dan melindungi diri dari paparan panas ekstrem di Jakarta.

Kesehatan

Kemenkes Ungkap Tips Cegah Tumbang Saat Cuaca Panas
Seorang perempuan mengenakan masker dan selimut sambil memegang minuman hangat saat mengalami gejala flu di rumah.

Kesehatan

Subclade K H3N2 Picu Superflu Lebih Menular Global