Kapolres Kerinci Ikuti Zoom Meeting dan Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INBRITA.COM,KERINCI – Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, mengikuti kegiatan Zoom Meeting dan Penanaman Serentak dalam Rangka Ketahanan Pangan yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Januari 2025, di Polsek Air Hangat. Acara ini turut dihadiri PJ Bupati Kerinci, Asisten 1 Kota Sungai Penuh Kepala Dinas Ketahanan Kota Sungai Penuh,oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Kerinci, perwira Polres,TNI,serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Arya Tesa Brahmana menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi masyarakat.

“Program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lokal. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan sinergi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Kerinci mengungkapkan bahwa dalam kegiatan penanaman jagung serentak ini, Polres Kerinci telah menyiapkan lahan seluas 4,21 hektare. Secara keseluruhan, target penanaman mencapai 1.200 hektare yang tersebar di sembilan polsek di wilayah hukum Polres Kerinci. Penanaman ini menggunakan bibit jagung varietas Vioner, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan cocok untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci.

Kapolres berharap dengan adanya program ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat, sehingga kesejahteraan petani di Kabupaten Kerinci pun dapat terus berkembang.

Editor: Eni Syamsir

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 Resmi Kembali Digelar
Jalur Pendakian Gunung Kerinci Dibuka, Simak Aturan Terbarunya
Satreskrim Polres Kerinci Sita 70 Jerigen Solar Subsidi Ilegal
Adirozal Hadiri HUT PAN, Kepastian PAW DPR RI Dinanti
TNKS Ingatkan Pendaki Waspadai Kebakaran Hutan
DLH Kerinci Imbau Warga Waspadai Polusi Udara Tidak Sehat
Kabar Baik! Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui
Kapolres Kerinci Perkuat Sinergi Pers untuk Menjaga Kamtibmas
Berita ini 269 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 Resmi Kembali Digelar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Jalur Pendakian Gunung Kerinci Dibuka, Simak Aturan Terbarunya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Sita 70 Jerigen Solar Subsidi Ilegal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Adirozal Hadiri HUT PAN, Kepastian PAW DPR RI Dinanti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00 WIB

TNKS Ingatkan Pendaki Waspadai Kebakaran Hutan

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB