inBrita.com – Mobil dinas Walikota Sungai Penuh Toyota Land Cruiser Prado yang sempat terlihat tanpa stiker atau logo Pemerintah Kota Sungai Penuh. Dan tentu saja ini menjadi perhatian Puplik karena selama ini Walikota Sungai Penuh terkenal tegas terkait seluruh mobil dinas harus di pasang stiker logo Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Menanggapi hal ini Ajudan Walikota Sungai penuh Suharyadi menanggapi,betul bahwa kendaraan tersebut adalah mobil dinas Walikota. Terkait copotnya striker logo Pemerintah Kota Sungai Penuh yang terpasang di mobil dinas tersebut itu bukan disengaja.
” Kemarin tanpa sengaja stiker logo Pemerintah Kota Sungai Penuh itu terlepas,karena lem dan pemasangan tidak bagus,hari ini sudah dipasang kembali”,ujar Suharyadi (7/4)
Suharyadi juga mengatakan,atas instruksi Walikota Alfin SH, Setiap yang memakai kendaraan dinas milik pemerintah harus dipasang logo Pemerintah kota Sungai Penuh.
Fajran ,S,P,M.Si Anggota DPRD dari partai Demokrat kota Sungai Penuh ikut memberi komentar, menurut nya bahwa Walikota itu tidak di wajibkan memasang striker atau logo di Mobil dinas, karena secara keseluruhan semua kegiatan dari Walikota atau wakil Walikota dalam kegiatan sehari-hari sudah diatur oleh protokoler .
“Jadi kita tidak perlu khawatir lagi jika kendaraan ini disalah gunakan, karena kegiatan Walikota dan wakil Walikota Kota itu sudah di atur oleh protokoler”,ujar Fajran.
Agusrianto, SP MSi, Kabid Aset Badan Keuangan Daerah dikonfirmasi membenarkan bahwa terkait lepasnya logo Pemerintah Kota Sungai Penuh pada mobil l dinas Walikota,tidak ada unsur kesengajaan.
“saat pemasangan secara simbolis ternyata bahan logo yang kurang bagus. Makanya mudah kusut dan lepas”,ujarnya.
Logo Mobil pada Walikota itu berbentuk kertas stiker,jika terkena hujan panas, mudah lepas.
“Ini kan rangkaian gerak cepat pak Wako, nanti kegiatan ini akan kita lebih mantapkan lagi dengan pemasangan Logo permanen di mobil dinas lainnya.” Ujar kabid.
(Eni Syamsir)














