Fesdiamon Desak Penuntasan Korupsi Dana KIP-K IAIN

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Jambi dan alumni STAIN Kerinci, Fesdiamon, saat menyampaikan desakan pengusutan dugaan korupsi dana KIP-K di IAIN Kerinci. (Foto: Dok. iNBrita)

Aktivis Jambi dan alumni STAIN Kerinci, Fesdiamon, saat menyampaikan desakan pengusutan dugaan korupsi dana KIP-K di IAIN Kerinci. (Foto: Dok. iNBrita)

Kerinci, iNBrita.com – Dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) senilai Rp9 miliar di IAIN Kerinci mendapat sorotan tajam dari aktivis Provinsi Jambi dan alumni STAIN Kerinci, Fesdiamon.

Ia mendesak aparat penegak hukum (APH) segera menuntaskan kasus ini dan menetapkan tersangka, mengingat bukti yang dinilainya sudah cukup kuat.

“Ini bukan kasus kecil. Ini menyangkut hak mahasiswa miskin yang secara sistematis dirampas oleh oknum yang seharusnya menjaga amanah pendidikan. Fakta hukumnya sudah cukup, apa lagi yang ditunggu?” tegas Fesdiamon, Sabtu (5/7/2025).

Kasus ini diduga melibatkan dua nama penting di lingkungan kampus, yaitu Prof. Dr. Asa’ari, M.Ag, mantan Rektor IAIN Kerinci, serta Dr. Jafar Ahmad, M.Si, rektor aktif sekaligus mantan bendahara. Keduanya dituding melakukan pemotongan dana KIP-K sebesar Rp2,5 juta per mahasiswa per semester. Jika dikalkulasikan dalam enam semester terhadap sekitar 600 mahasiswa, nilai kerugian negara diperkirakan mencapai Rp9 miliar.

Baca Juga :  Wabup Kerinci Pimpin Upacara Hari Pancasila 2026

Fesdiamon menyayangkan lambannya penanganan perkara ini, meskipun laporan resmi telah diajukan oleh LSM dan sempat menjadi isu utama dalam aksi mahasiswa.

“Ini menyangkut moral dan integritas dunia pendidikan. Jangan biarkan kampus dijadikan lahan praktik kejahatan atas nama bantuan sosial,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan aparat agar tidak ‘main aman’ hanya karena pelaku memiliki jabatan tinggi. Menurutnya, pembiaran justru akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di sektor pendidikan.

Baca Juga :  Menkes Wanti-wanti Bahaya Minuman Manis bagi Ginjal

“KIP itu bukan milik rektor, bukan milik bendahara. Itu dana negara untuk mahasiswa kurang mampu. Kalau aparat diam, itu artinya membenarkan korupsi yang menjadikan mahasiswa sebagai korban,” tegasnya.

Sebagai alumni, Fesdiamon menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia mengajak semua pihak, termasuk civitas akademika dan masyarakat luas, untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan transparan.

“Sudah saatnya kasus ini dibuka secara terang. Jika ada unsur pidana, umumkan tersangkanya. Jangan ada yang kebal hukum hanya karena posisinya tinggi. Kita ingin kampus bersih dari para perampok berkedok akademisi,” tutupnya.(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Monadi Kunjungi Korban Puting Beliung di Siulak
Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Siulak Kerinci
Monadi Tinjau Perbaikan Jalan Selampaung-Masgo
Kapolres Kerinci Pimpin Sertijab, 67 Personel Resmi Naik Pangkat
Azhar Hamzah Apresiasi Masukan Fraksi DPRD Bahas APBD 2025
Bupati Kerinci Pimpin Harganas 2026, Fokus Cegah Stunting
Beras Payo Koerintji Resmi Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis.
Monadi Buka Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi Kerinci 2026
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:00 WIB

Bupati Monadi Kunjungi Korban Puting Beliung di Siulak

Senin, 27 Juli 2026 - 23:00 WIB

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Siulak Kerinci

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:18 WIB

Monadi Tinjau Perbaikan Jalan Selampaung-Masgo

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Sertijab, 67 Personel Resmi Naik Pangkat

Senin, 29 Juni 2026 - 19:00 WIB

Azhar Hamzah Apresiasi Masukan Fraksi DPRD Bahas APBD 2025

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB