Tari Niti Mahligai, Atraksi Mistis Ikon Budaya Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penari Tari Niti Mahligai  di Kerinci, Jambi.

Penari Tari Niti Mahligai di Kerinci, Jambi.

SUNGAI PENUH – Masyarakat Desa Siulak Mukai, Kecamatan Mukai Tengah, Kabupaten Kerinci, Jambi, terus mempertahankan Tari tradisional warisan nenek moyang, Niti Mahligai sebagai warisan budaya mistis yang memukau penonton di dalam negeri maupun mancanegara.

Dengan penuh kharisma mereka menampilkan tarian ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk melestarikan tradisi leluhur.

Tokoh adat dan budaya Tanah Sekudung Siulak, Andi Yalmi, menjelaskan bahwa Kerinci mendapat julukan “sekepal tanah surga” karena menyimpan keindahan alam dan kekayaan budaya.

“Kami menampilkan Tari Niti Mahligai pada upacara adat Blian Salih, kenduri Sko, dan penyambutan tamu agung. Tarian ini memiliki nilai religius yang kuat,” kata Andi Yalmi yang dilansir dari Rri Sungai Penuh.

Masyarakat Siulak memaknai “Niti Mahligai” sebagai perjalanan menuju tempat yang lebih tinggi atau mulia.

Dalam pementasan, penari perempuan berumur memasuki arena dengan panduan pawang. Penonton meyakini pawang memanggil roh nenek moyang untuk merasuki penari. Hulu balang membuka acara dengan membawa api kemenyan, lalu pesilat mempertontonkan atraksi bersenjata tajam sebelum penari mulai bergerak.

Penari menampilkan gerakan lembut khas Kerinci sangat memukau  mata penonton. Mereka juga mempertontonkan atraksi ekstrem seperti meniti kaca, menari di atas bara api, menginjak ujung pedang runcing, berdiri di atas daun kelor, melangkah di atas mangkuk, bambu, atau paku, bahkan berjalan di atas batang pisang bertelur.

Dalam beberapa adegan, penari menerima tusukan tombak ke tubuh, tetapi tetap berdiri tanpa luka, bahkan membuat senjata patah.

Masyarakat Kerinci dalam menampilkan tarian ini di berbagai acara besar, baik di Jambi maupun di luar negeri. Mereka mempertahankan Tari Niti Mahligai sebagai simbol keberanian, identitas budaya, dan penghormatan terhadap roh leluhur.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kafilah Kerinci Siap Bersaing Rebut Prestasi MTQH Jambi
Warga Kerinci Hilang Terseret Arus Sungai Solok Selatan
WNA Australia Meninggal di Homestay Kayu Aro Kerinci
Satreskrim Polres Kerinci Bekuk Pelaku Curanmor dalam 24 Jam
Satreskrim Polres Kerinci Bekuk Residivis Curanmor, Sita Motor Curian
Bupati Monadi Lepas 78 Kafilah ke MTQH ke-55 Provinsi Jambi
Polres Kerinci Gelar Program POLIRAN di BLK Kerinci
Jelang Musim Hujan, BMKG Kerinci Imbau Warga Tetap Waspada
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 04:00 WIB

Kafilah Kerinci Siap Bersaing Rebut Prestasi MTQH Jambi

Selasa, 3 November 2026 - 00:00 WIB

Warga Kerinci Hilang Terseret Arus Sungai Solok Selatan

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

WNA Australia Meninggal di Homestay Kayu Aro Kerinci

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Bekuk Pelaku Curanmor dalam 24 Jam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Bekuk Residivis Curanmor, Sita Motor Curian

Berita Terbaru

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah saat membuka Open Turnamen Domino ORADO Fans Club dalam rangka HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Buka Turnamen Domino ORADO Sungai Penuh

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:00 WIB

Harga emas Antam menguat Rp 10.000 menjadi Rp 2.541.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:00 WIB

Mobil JUARA MAS siap mendekatkan layanan Dukcapil kepada masyarakat.

SUNGAI PENUH

JUARA MAS Hadir, Urus Dokumen Kependudukan Makin Mudah

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB